Lampung Masih Bisa Pilgub Ulang

Redaksi

Rabu, 25 Juli 2018 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pakar Hukum Universitas Lampung, Dr. Eddy Rifai SH, MH menilai jika Paslon nomor 3, Arinal-Nunik masih memungkinkan untuk dibatalkan kemenangannya di Pilgub 27 Juni lalu.

Hal ini, kata Eddy, apabila gugatan paslon 1 dan 2 terpenuhi di Mahkamah Konstitusi (MK) dan menyatakan jika dugaan money politics yang dilakukan oleh Paslon Arinal-Nunik, memenuhi unsur TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif).

Baca Juga  1000 Lilin Perlawanan Tolak Politik Uang di Pilgub Lampung

\”Soal perkara di MK lebih ke substansi, misalnya soal money politik, TSM atau tidaknya. Jadi, putusan MK tidak harus ketiganya (Terstruktur, Sistematis atau Masif). Sebab, salah satunya saja memenuhi unsur, paslon yang terbukti bisa didiskualifikasi,\” ujar Eddy, yang juga tenaga ahli Pansus Pembahasan money politic DPRD Lampung ini, Rabu (25/7).

Saat diwawancarai juga, Eddy menjelaskan pengertian TSM. \”Untuk Terstruktur, artinya melibatkan PNS atau lembaga penyelenggara pemilu. Kalau Sistematis artinya melihat dari pola, misalnya dalam money politik dilihat dari struktur partai. Sedangkan Masif, artinya lebih dari 50 persen Kabupaten/kota se- Lampung,\” jelasnya.

Dirinya lagi-lagi menegaskan, Putusan MK tidak harus ketiganya terpenuhi, karena apabila salah satunya saja terbukti, maka MK sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa hal tersebut merupakan money politics yang TSM.

Baca Juga  Mata Pilih Kedamaian Terbanyak Belum Rekam KTP El

\”Misalnya masif saja, MK bisa memutuskan TSM, seperti halnya di Waringin Barat, atau di Tangerang, paslon yang terbukti bisa didiskualifikasi dan dilakukan pilgub ulang,\” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Mirza Dipuji Rekan Seangkatan Sebagai Pemimpin Bijaksana dan Penuh Misi
Doa Guru Untuk Mirza
Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan
Undang Kelompok Adat Berbeda, KPU Balam Dinilai Memecah Masyarakat
HKTI Deklarasikan Dukungan untuk RMD
Gerindra Konsolidasi dan Deklarasikan Calon Bupati Tanggamus
Raffi Ahmad dan Marsel Widianto Ajak Warga Lampung Menangkan RMD
KPU Lampung Angkat Bicara Soal Polemik Maskot Kera Berkain Tapis

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 19:42 WIB

Viral Warga Tubaba Sindir Jalan Rusak dengan Camping, BMBK Kucurkan 5,1 M

Senin, 27 Mei 2024 - 11:18 WIB

FGD AMSI Perkuat Literasi Digital di Lampung

Minggu, 26 Mei 2024 - 21:03 WIB

DBD Meroket, Ombudsman Lampung Minta Dinkes tak Salahkan Perilaku Masyarakat

Minggu, 26 Mei 2024 - 17:18 WIB

Hadapi WSL, Pemprov Ajukan Penerbangan Ekstra ke Krui

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:00 WIB

Dinkes Anggap Kesadaran Masyarakat Picu Meroketnya Kasus DBD

Sabtu, 25 Mei 2024 - 22:20 WIB

Polemik Maskot Kera, Raja Sekala Brak Kepaksian Belunguh: Siapa yang berjuang, Orang Lain yang Jadi Pahlawan

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:41 WIB

Undang Kelompok Adat Berbeda, KPU Balam Dinilai Memecah Masyarakat

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:32 WIB

HKTI Deklarasikan Dukungan untuk RMD

Berita Terbaru

Pesawaran

Gubernur Lampung Hadiri Pengajian Akbar Al-Hidayah di Kedondong

Senin, 27 Mei 2024 - 18:33 WIB