KPU Ungkap Kisah di Balik Layar Tahapan Pilwakot Bandarlampung 2020

Redaksi

Jumat, 9 April 2021 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedy Triadi dalam acara Sosialisasi Pilwakot Bandarlampung 2020 bagi Pemilih Pemula di Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Kamis (26/11). Foto: Netizenku.com

Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedy Triadi dalam acara Sosialisasi Pilwakot Bandarlampung 2020 bagi Pemilih Pemula di Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Kamis (26/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): KPU Kota Bandarlampung akan mengungkap kisah di balik layar tahapan Pilwakot Bandarlampung Tahun 2020 lewat buku berjudul \”Pilkada di Tengah Pandemik\”.

Sebuah buku yang mengisahkan rangkaian fakta dan peristiwa yang dihadapi selama tahapan Pilkada 2020 di Kota Tapis Berseri, baik yang sudah dipublikasikan oleh media massa maupun proses di internal komisioner KPU yang belum tersampaikan ke publik.

\”Tulisan kita ini tulisan perspektif sebagai penyelenggara. Materinya berbagai macam tahapan yang menarik dan menyita perhatian publik,\” kata Ketua KPU Kota Bandarlampung, Dedy Triadi, Kamis (8/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelima komisioner KPU Bandarlampung dilibatkan dalam pengumpulan bahan dan penyusunan materi sesuai divisi yang dipimpin oleh masing-masing komisioner.

\”Terkait hal-hal yang menurut kita menjadi catatan sejarah dan arsip dokumentasi Pilkada Kota Bandarlampung di tengah pandemik,\” ujar Dedy.

Dedy Triadi selaku Ketua KPU akan menuliskan perjalanan Pilkada Bandarlampung Tahun 2020 mulai dari tahapan Pilkada sebelum virus corona mewabah, Pilkada ditunda, dan Pilkada dilanjutkan disertai berbagai macam tahapannya.

\”Seperti calon perseorangan, sengketa di Bawaslu, sesudah itu proses tahapan penetapan pasangan calon sampai rekapitulasi, hingga sengketa setelah putusan Bawaslu Provinsi, dan sampai keluarnya putusan PK di Mahkamah Agung,\” kata dia.

Anggota KPU Bandarlampung Ika Kartika yang memimpin Divisi Program dan Data akan menuliskan perjalanan kisah pemutakhiran data pemilih di tengah pandemik.

Kemudian Ketua Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Hamami menyusun materi terkait sosialisasi tahapan Pilkada 2020 lewat pembentukan Relawan Demokrasi hingga tingkat partisipasi Pilwakot Bandarlampung yang 69.98 persen, naik dari 66.8 persen di 2015.

Sementara Ketua Divisi Teknis dan Humas, Fery Triatmojo, terkait tahapan Pilkada mulai dari pencalonan, kampanye, hingga hari pemungutan dan rekapitulasi suara.

Ketua Divisi Hukum Robiul soal sengketa hukum di semua tahapan Pilkada, mulai dari pendaftaran calon perseorangan, sengketa pelanggaran terstruktur sistematis masif (TSM) di Bawaslu, hingga sengketa di Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.

Terakhir, Kasubag Umum terkait manajemen logistik.

Dedy Triadi menjelaskan tujuan penulisan buku ini sebagai bahan review, flashback, dan evaluasi KPU Bandarlampung untuk melakukan perbaikan ke depan, baik dari sisi regulasi, manajerial, maupun sisi teknis penyelenggaraan tahapan Pemilihan.

Mantan jurnalis ini mengutip pernyataan sastrawan terbaik Indonesia, almarhum Pramoedya Ananta Toer dari Tetralogi Pulau Buru, \’Menulis adalah bekerja untuk keabadian\’.

\”Dengan menulis kita menggoreskan tinta dalam sejarah kehidupan banyak orang. Kita enggak tahu ke depannya seperti apa, tapi ini menjadi arsip dokumentasi dan catatan sejarah yang ada di Kota Bandarlampung dengan segala persoalan hukum, politik, maupun teknis kepemiluan,\” kata Dedy.

Dia menargetkan buku Pilkada di Tengah Pandemik akan selesai disusun pada pertengahan bulan ini. \”Nanti kita buat acara bedah bukunya saat bulan puasa, kita undang teman-teman media,\” pungkasnya. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 18:29 WIB

Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:28 WIB

APPMBGI Lampung Dikukuhkan, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis di 15 Kabupaten/Kota

Senin, 22 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sekber Lampung Soroti Pihak yang Teriak Paling Kencang Saat MBG Dibenahi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:26 WIB

Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Buka Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:53 WIB

Pringsewu

Bupati Pringsewu Bekali Mahasiswa ITERA Jelang KKN 2026

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:50 WIB