KPU Bekali Kader DP3 Teknik Komunikasi Publik

Redaksi

Jumat, 1 Oktober 2021 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU RI Ilham Saputra membuka webinar seri ketiga program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) dengan tema Teknik Komunikasi Publik Dalam Pemilu dan Pemilihan, Jumat (1/10), secara virtual. Foto: Screenshot

Ketua KPU RI Ilham Saputra membuka webinar seri ketiga program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) dengan tema Teknik Komunikasi Publik Dalam Pemilu dan Pemilihan, Jumat (1/10), secara virtual. Foto: Screenshot

Bandarlampung (Netizenku.com): KPU RI kembali melanjutkan webinar seri ketiga program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3): Teknik Komunikasi Publik Dalam Pemilu dan Pemilihan, Jumat (1/10).

Webinar seri ketiga ini memberikan bekal bagi kader DP3 untuk menjadi komunikator handal dalam menyampaikan pesan kepemiluan yang efektif dan informatif kepada masyarakat pedesaan, untuk menjadi pemilih yang rasional dan berkualitas.

Kegiatan virtual ini dihadiri Ketua KPU RI Ilham Saputra, anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Cahyo Ariawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan narasumber anggota KPU RI Arief Budiman, akademisi Universitas Padjajaran Dadang Rahmat Hidayat, dan Manajer Kebijakan Publik Facebook Indonesia Noudhy Valdryno.

Ketua KPU RI Ilham Saputra mengatakan Teknik Komunikasi Publik Dalam Pemilu dan Pemilihan, merupakan materi yang sangat penting dalam Program DP3 karena komunikasi sangat dibutuhkan dalam pertemuan dengan stakeholder, kader DP3, dan masyarakat.

“Komunikasi tidak hanya sekedar menyampaikan tapi juga memastikan bahwa publik harus memahami. Sehingga masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dalam seluruh tahapan pemilu dengan posisi masing-masing,” ujar dia.

Baca Juga: Mengemas Isu Pemilu dan Pemilihan 2024 Lewat Media Sosial

Akademisi Universitas Padjajaran, Dr Dadang Rahmat Hidayat, menilai KPU perlu membangun sebuah narasi yang sangat kuat.

Mengapa desa harus peduli? Apa keuntungannya bagi desa dan masyarakat? Bagaimana jika masyarakat desa itu memilih secara tepat?

“Artinya implikasi atau feedbacknya bagi masyarakat desa harus dibangun narasi yang kuat,” ujar dia.

Menurut Dadang, desa sebuah wilayah yang cukup strategis untuk terus didorong dan dikuatkan engagementnya dengan pemilu melalui program DP3.

Desa menjadi sebuah tempat yang sangat strategis untuk meningkatkan partisipan pemilu dan pemilihan, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi berharap komunikasi publik yang dibangun ke depan tidak satu arah dari KPU.

“KPU juga berharap mendapatkan masukan dalam rangka penyempurnaan penyelenggaraan tahapan,” kata dia.

Raka Sandi menjelaskan KPU telah menyusun jadwal rangkaian kegiatan webinar program DP3.

Selanjutnya pada webinar keempat akan membahas tentang Pendidikan Pemilih Dalam Pencegahan Politik Uang. Kemudian webinar seri kelima tentang Teknik dan Metode Identifikasi Berita Hoaks.

Dilanjutkan dengan webinar seri keenam tentang Modus Operandi dan Solusi Kampanye SARA.

Pada seri ketujuh, terakhir, KPU RI berencana menghadirkan jajaran KPU Provinsi untuk menyampaikan inovasi dan upaya kolaborasi kerja sama yang dilakukan di daerah untuk melihat implementasi program DP3 di daerah.

Sebelumnya, KPU RI telah menggelar webinar seri pertama pada Jumat, 3 September 2021, dengan tema Demokrasi, Pemilu, dan Partisipasi. Dan webinar seri kedua pada Selasa, 14 September 2021, dengan tema Sistem dan Tahapan Pemilu dan Pemilihan. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB