Komnas PA Dorong Masyarakat Laporkan Kekerasan Anak

Redaksi

Selasa, 3 November 2020 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitator Kota Layak Anak Komnas Perlindungan Anak Tony Fisher. Foto: Dokumentasi

Fasilitator Kota Layak Anak Komnas Perlindungan Anak Tony Fisher. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Fasilitator Kota Layak Anak (KLA) dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Tony Fisher mendorong masyarakat setempat untuk melaporkan peristiwa kekerasan terhadap anak.

\”Dalam UU perlindungan anak disebutkan apabila kita mengetahui, melihat, mendengar, terjadinya peristiwa kekerasan terhadap anak, jika tidak melaporkan bisa kena tuntutan hukuman,\” kata Tony di Bandarlampung, Selasa (3/11).

Dia berharap media dapat mempublish kepada masyarakat bahwa dalam Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT), UU Perlindungan Anak disebutkan ada kewajiban masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan anak di sekitarnya.

Baca Juga  Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kembali lagi pada peran masyarakat, tidak hanya tanggung jawab Dinas PPPA Kota melalui program-program karena sudah ada fasilitasnya, P2TP2A Provinsi. Selama ada pelaporan, cepat bangetlah gerakan penanganannya,\” ujar dia.

Sementara di tingkat kelurahan dan kecamatan, terdapat kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Tony mengaku di masa pandemi Covid-19 tingkat kewaspadaan masyarakat dan orang tua anak menurun. Dia menilai, kemungkinan hal itu disebabkan pengaruh situasi dan ekonomi.

\”Sehingga lupa dan teledor, seperti kejadian di Kota Sepang kemarin. Peran masyarakat Bandarlampung perlu dibangun bahwa semua anak di lingkungan kita itu adalah anak kita,\” katanya.

Seluruh lapisan masyarakat perlu dilibatkan agar lingkungan di sekitar terhindar dari stigma bahwa daerah tertentu merupakan tempat kekerasan anak.

Baca Juga  Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

\”Dinas PPPA perlu bersinergi dengan PATBM lewat kepala seksi, mulai dari kelurahan, kecamatan, sampai ke dinas karena sudah ada tim khususnya di situ. Bahkan jejaringnya sudah sampai ke tingkat Puskesmas,\” ujarnya.

Melalui kader PATBM, warga diharapkan dapat berkoordinasi ke tingkat RT hingga kelurahan untuk melaporkan kasus kekerasan anak.

\”Selanjutnya kalau punya nomor Bhabinkamtibmas, dia harus bisa berkoordinasi dan identitasnya dirahasiakan siapa pelapornya,\” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB