Pemerintah Provinsi Lampung dan Forum CSR Lampung resmi memperkuat kemitraan melalui Program Corporate Goes to School, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mempertemukan dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata industri. Program ini mulai berjalan pada Januari 2026 dan ditargetkan mempercepat peningkatan kualitas lulusan SMK di Lampung.
Program ini hadir untuk menjawab tantangan umum lulusan SMK yang sering kali belum sepenuhnya siap memasuki dunia kerja karena keterbatasan pengalaman dan ketidaksesuaian kompetensi. Kerja sama ini dirancang agar praktisi industri dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran di sekolah. Melalui sesi sharing knowledge, pelatihan kompetensi, hingga peluang magang dan rekrutmen, perusahaan anggota Forum CSR Lampung akan memberikan wawasan praktis dan budaya kerja profesional kepada siswa.
Selain penguatan kompetensi, program ini juga memuat dukungan perbaikan infrastruktur untuk sekolah-sekolah terpilih. Daftar kebutuhan disiapkan oleh Pemprov Lampung, kemudian disesuaikan dengan kapasitas masing-masing perusahaan. Pendekatan ini memastikan dukungan CSR lebih terarah dan memiliki dampak jangka panjang bagi penguatan kualitas pendidikan vokasi.
Program Corporate Goes to School rencananya dilaksanakan mulai semester genap tahun ajaran 2025/2026, yakni Januari hingga Juni 2026. Evaluasi bersama antara Pemprov Lampung dan Forum CSR Lampung akan menentukan keberlanjutan program pada tahun ajaran berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini tercatat sedikitnya 25 perusahaan anggota Forum CSR Lampung siap terlibat, di antaranya Coca Cola Europacific Partners, Pertamina Geothermal Energy Ulu Belu, Great Giant Pineapple, Gunung Madu Plantations, PT Bukit Asam, Nestle Indonesia Pabrik Panjang, Telkom Witel Lampung, United Tractors, hingga beberapa rumah sakit dan hotel besar.
Kepala Dinas Pendidikan Lampung Thomas Amirico menyambut baik program ini. Ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan melalui kolaborasi yang lebih kuat dengan dunia usaha. “Sinergi dengan Forum CSR Lampung menjadi strategi penting untuk mencetak SDM yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing,” ujar Tom.
Dengan terbangunnya kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah daerah dan sektor industri, Lampung optimistis mampu mencetak lulusan SMK yang lebih unggul sekaligus memperluas serapan tenaga kerja muda di sektor-sektor strategis.***








