Klasika Dorong Kesadaran Keadilan Ekologis Lewat Diskusi Terbuka

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Studi Kader (Klasika) menggelar diskusi rutin yang dikenal sebagai Majelis Jum’at Klasika dengan mengangkat tema besar “Jalan Panjang Menuju Keadilan Ekologis”. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Ideologi Klasika, Sukarame, Bandar Lampung, Jumat (19/12/2025), pukul 18.30 WIB.

Lampung (Netizenku.com): Tema tersebut dipilih sebagai respons atas semakin seringnya bencana ekologis yang melanda berbagai wilayah di Indonesia, sekaligus menjadi ruang refleksi kritis terhadap relasi antara manusia, alam, dan sistem sosial yang mengaturnya.

Pada edisi kali ini, Majelis Jum’at Klasika mengusung subtema diskusi “Bencana Ekologis: Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?”. Subtema ini mendorong publik untuk tidak berhenti pada pemahaman bencana sebagai peristiwa alam semata, melainkan menelusuri akar-akar struktural yang kerap tersembunyi di baliknya.

Baca Juga  BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Klasika, Ahmad Mufid, mengatakan kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang dialog yang inklusif bagi siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap isu keadilan ekologis.

“Majelis Jum’at Klasika bukan hanya forum diskusi intelektual, tetapi juga ruang perjumpaan gagasan, pengalaman, dan kegelisahan bersama,” ujar Mufid.

Baca Juga  Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Menurutnya, melalui diskusi ini Klasika ingin mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa krisis ekologis bukan persoalan yang berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan pilihan kebijakan dan arah pembangunan.

Selama ini, bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, hingga krisis air kerap dipahami sebagai bencana alam yang tak terelakkan. Alam pun sering diposisikan seolah-olah “menghukum” manusia. Padahal, hampir seluruh bencana ekologis memiliki keterkaitan kuat dengan aktivitas dan keputusan manusia.

Baca Juga  Ketat! Badan Gizi Nasional Bakal Setop Dapur Makan Bergizi Gratis yang Langgar Aturan

Alih fungsi lahan yang tidak terkendali, eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, serta tata ruang yang tunduk pada kepentingan modal menjadi faktor dominan yang memperparah kerentanan ekologis.

Diskusi ini akan menghadirkan Direktur WALHI Lampung, Irfan Tri Musri, sebagai narasumber. Melalui forum ini, Majelis Jum’at Klasika mengajak publik untuk memahami bahwa bencana bukan sekadar peristiwa alam, melainkan persoalan sistemik yang memerlukan refleksi kritis dan aksi kolektif. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB