Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Tingkatkan Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

Redaksi

Selasa, 29 Agustus 2023 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung, Riana Sari, mengajak masyarakat di daerahnya untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak-anak.

Ketua TPPKK, Riana Sari, menyatakan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya makan ikan, bukan hanya di sekolah-sekolah tetapi juga di tempat-tempat lain.

“Sosialisasi pentingnya makan ikan akan terus dilakukan setiap waktu,” kata Riana Sari, Selasa (29 Agustus 2023).

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif meningkatkan konsumsi ikan sebagai langkah preventif terhadap stunting pada anak-anak. Kabupaten Pringsewu, yang merupakan sentra budidaya ikan air tawar di Lampung, telah meluncurkan program “Princes Gemeskan” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya makan ikan.

Riana Sari menekankan bahwa potensi perikanan harus disinkronkan dengan program-program lainnya untuk mengurangi angka stunting, mengatasi kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan ekonomi keluarga.

Baca Juga  Pemprov Lampung Optimalkan Layanan RSUD BNH di HUT ke-62

Ia juga menyoroti peran penting guru, Tim Penggerak PKK di tingkat kabupaten/kota hingga tingkat desa, dan tokoh-tokoh masyarakat dalam menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan.

Penjabat Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah, juga mengungkapkan keprihatinannya terkait tingkat konsumsi ikan yang masih rendah meskipun kabupaten tersebut merupakan sentra budidaya ikan air tawar di Lampung. Erlansyah berharap program “Gemeskan” dapat menjadi solusi dalam menurunkan angka stunting melalui peningkatan konsumsi ikan oleh masyarakat.

Baca Juga  Mirzani dan Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Lampung

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, pada tahun 2022, angka konsumsi ikan di Provinsi Lampung mencapai 34,93 kilogram per kapita per tahun. Sementara itu, produksi perikanan di Lampung pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 7,49% dibandingkan tahun 2021, mencapai 347.177,64 ton. (Luki)

Berita Terkait

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat
MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:29 WIB

Lentera Swara Lampung | 155 | Kamis, 12 Maret 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 20:06 WIB

Lentera Swara Lampung | 154 | Senin, 2 Maret 2026

Jumat, 12 Desember 2025 - 04:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 153 | Jumat, 12 Desember 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:32 WIB

Lentera Swara Lampung | 152 | Kamis, 11 Desember 2025

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:14 WIB

Lentera Swara Lampung | 151 | Rabu, 10 Desember 2025

Selasa, 18 November 2025 - 23:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 150 | Rabu, 19 November 2025

Rabu, 12 November 2025 - 05:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 149 | Rabu, 12 November 2025

Rabu, 5 November 2025 - 01:06 WIB

Lentera Swara Lampung | 148 | Rabu, 5 November 2025

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rabu, 22 Apr 2026 - 12:22 WIB

Lampung

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:41 WIB

Tulang Bawang Barat

Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:33 WIB