Kelas Mondok Angkatan VIII Klasika Dimulai

Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2020 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta Kelas Mondok Angkatan VIII Klasika berasal dari berbagai perguruan tinggi di Lampung, Rabu (19/8). Foto: Netizenku.com

Para peserta Kelas Mondok Angkatan VIII Klasika berasal dari berbagai perguruan tinggi di Lampung, Rabu (19/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : Kelompok Studi Kader (Klasika) mulai melangsungkan pembelajaran Kelas Mondok Angkatan VIII di Rumah Ideologi Klasika Sukarame, Rabu (19/8).

Kelas Mondok Angkatan VIII Klasika mengusung tema \”Manusia, Bahasa, dan Jerat Tanda\” sebagai upaya merespon realitas hari ini.

Secara umum masyarakat mengalami kegagalan dalam membaca subteks dari setiap teks yang diterimanya. Teks tidak hanya terbatas pada tulisan, tapi juga realitas dan fenomena sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yogi Prazani selaku Kepala Sekolah Kelas Mondok Angkatan VIII memandu proses pembukaan.

Dalam acara pembukaan tersebut, Yogi menjelaskan mekanisme dan tata tertib yang harus dilakukan selama kelas mondok. Selanjutnya ia menekankan pentingnya menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

\”Setiap proses yang akan dilalui bersifat terukur dan terarah, selain itu proses pembelajaran selama kelas mondok berupaya menekankan pada aspek kebersamaan dan kepedulian sesama,\” kata Yogi, Kamis (20/8).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Sementara Direktur Klasika Ahmad Mufid menyampaikan sejak kali pertama Klasika didirikan, pihaknya sudah meninggalkan cara belajar yang sifatnya formalis-simbolistik, dimana proses pembelajaran yang dihelat hanya dalam 1-2 hari.

Untuk itu Founder Klasika Chepry Chairuman Hutabarat merumuskan Kelas Mondok.

\”Pembelajaran yang sifatnya formalis-simbolistik, tidak dimungkinkan menyentuh suatu hal yang sifatnya substansial,\” ujar Mufid.

Dalam proses pembelajaran, Kelas Mondok berupaya menyentuh tiga aspek di dalam diri manusia; psyhcal center, emosional center, dan thinking center.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Peserta Kelas Mondok Klasika Angkatan VIII berasal dari beberapa kampus di Lampung, seperti UIN Raden Intan Lampung, IBI Darmajaya, STIT Al Multazam Liwa.

Kelas Mondok dilaksanakan dari 20 Agustus sampai 28 September 2020.

Selama mengikuti Kelas Mondok, selain membaca, berdiskusi, dan menulis, peserta akan menjalani aktivitas lainya seperti dzikir, meditasi, olah tubuh, puasa Senin-Kamis, dan beberapa agenda lainnya. (Josua)

Berita Terkait

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 19:15 WIB

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Fokus Pembinaan dan Prestasi

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Senin, 13 April 2026 - 19:21 WIB

PDAM Tirta Jasa Lampung Selatan Raih TOP BUMD Awards 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 15:39 WIB

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dukung Pariwisata Lamsel, Aburizal Bakrie dan Zulkifli Hasan Kunjungi Grand Elty

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Lamsel Bantah Isu PHK Massal PPPK

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:05 WIB

Kehadiran Bupati Egi Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:20 WIB

Bupati Egi Tinjau Banjir di Jati Agung, 160 KK Terdampak

Berita Terbaru