Kasus Dugaan Suap, Politisi asal Lampung Penuhi Panggilan KPK

Redaksi

Selasa, 28 Agustus 2018 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Azis Syamsuddin (Foto: Istimewa)

Azis Syamsuddin (Foto: Istimewa)

Jakarta (Netizenku.com): Anggota DPR asal Lampung, Azis Syamsuddin, memenuhi panggilan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), Selasa (28/8/2018).

Dia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap usulan dana perimbangan daerah di RAPBN-P 2018, soal dugaan aliran dana dalam kasus ini.

\”Kami klarifikasi juga pengetahuan yang bersangkutan (Azis) tentang dugaan aliran dana terkait kasus ini,\” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (28/8/2018).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Azis diperiksa dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR.

Baca Juga  Para Pelaku Judi Sabung Ayam di Pesawaran Kabur saat Digerebek

Azis, yang juga menjabat sebagai ketua Badan Anggaran DPR turut didalami soal perannya dalam kasus ini.

KPK memeriksa Azis sebagai saksi untuk tersangka Amin Santono.

\”Diperiksa sebagai anggota DPR. Didalami tentang pengetahuan dan peran yang bersangkutan dalam proses penyusunan anggaran. Termasuk pengetahuan tentang dana perimbangan daerah yang sedang disidik saat ini,\” urai Febri.

Dalam kasus ini, ada empat tersangka yang telah ditetapkan KPK.

Mereka adalah eks anggota Komisi XI DPR Amin Santono, Yaya Purnomo (eks pejabat Kementerian Keuangan), Eka Kamaluddin (perantara), dan seorang kontraktor Ahmad Ghiast.

Baca Juga  Women March: Perempuan Bukan Sekadar Pemilik Vagina

Sumber dana untuk suap itu disebut berasal dari para kontraktor di Sumedang, Jawa Barat.

KPK turut menyita sejumlah aset saat melakukan operasi tangkap tangan.

Aset tersebut antara lain emas seberat 1,9 kg hingga duit Rp 1,8 miliar, SGD 63 ribu, dan USD 12.500 dari apartemen Yaya.

Mobil Rubicon milik Yaya juga disita KPK.

Kemudian, saat proses penyidikan berlangsung, KPK mendalami dugaan aliran duit pada proses penganggaran dari sejumlah daerah.

Baca Juga  2 Rumah di Rajabasa \'Ditelan\' Longsor

KPK pun melakukan penggeledahan di sejumlah tempat seperti rumah dinas Anggota DPR Fraksi PAN, Sukiman, apartemen tenaga ahli DPR, Suherlan, hingga rumah Wabendum PPP, Puji Suhatono.

Dalam penggeledahan itu KPK menyita mobil Toyota Camry dari apartemen Suherlan. KPK juga menyita sejumlah dokumen lain dari rumah dinas Sukiman hingga duit Rp 1,4 miliar dari rumah Puji. (dtc/lan)

Berita Terkait

Membangun Desa Ramah Perempuan dan Anak Melalui Program Desa Siger
Ikhwal THR, Disnaker Lampung: Tunggu Edaran Menteri Ketenagakerjaan
Arinal Minta Petani Tak Jual Gabah Ke Tengkulak
Lonjakan Kasus DBD di Lampung, Dinkes Tetapkan Proses Fogging dan Antisipasi Peningkatan Kasus
Kemenkumham Lampung Gelar Rakor MPWN dan MPDN Se-Provinsi Lampung
Ratusan Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi Tuntut Penghentian Operasi Pabrik CPO
Diskeswan Lampung Himbau Perusahaan Penggemukan Sapi Tidak Menaikan Harga
Wakil Ketua DPRD I Elly Wahyuni : Hindari Bencana Banjir Pemkot Perlu Normalisasi Sungai, Warga Jangan Buang Sampah di Sungai

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 15:57 WIB

Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Apresiasi Langkah Efisiensi Anggaran Pj Bupati

Rabu, 17 April 2024 - 20:18 WIB

Pemkab Tanggamus Apel Perdana Pasca Libur Lebaran

Minggu, 7 April 2024 - 22:37 WIB

Ketua IPNU Tanggamus: Pemuda Harus Dapat Memilih Pemimpin yang Tepat

Selasa, 2 April 2024 - 09:31 WIB

Meriahkan HBP ke-60 Tahun, Lapas Kotaagung Bagikan Takjil

Selasa, 2 April 2024 - 09:27 WIB

Kemenkumhan Gelar Apel Siaga Pengamanan Hari Raya seluruh Lapas

Minggu, 31 Maret 2024 - 20:18 WIB

DPRD Tanggamus Paripurna LKPj Bupati Tahun 2023

Sabtu, 23 Maret 2024 - 19:33 WIB

Dinkes Tanggamus Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing di RS Batin Mangunang

Jumat, 22 Maret 2024 - 19:24 WIB

Upacara HUT Ke-27 Tanggamus, Puncak Apresiasi dan Momentum Bersejarah

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Bandarlampung, Muhammad Muhyi. Foto: Arsip Agis.

Bandarlampung

Rekrutmen PPK, Bawaslu Beri Catatan untuk KPU Balam

Selasa, 23 Apr 2024 - 20:42 WIB