Kapolda-Bawaslu Sepakat Siap Tindak Black Campaign

Redaksi

Selasa, 8 Mei 2018 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Black Campaign atau kampanye hitam menjadi topik utama diskusi Coffe Morning bersama KPU dan awak media di Loby utama Mapolda Lampung, Selasa (8/5).

Diskusi yang mengusung tema “Dinamika Pilkada” ini dihadiri PJS Gubernur Lampung Didik Suprayitno, Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana, Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono, dan Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah .

Menurut Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana, diskusi yang digelar pihaknya hari ini dalam rangka mengevaluasi dinamika Pilkada yang tensi politiknya saat ini sudah menghangat. “Kita sepakat yang hadir di sini ingin memberikan kontribusi yang besar dan bermanfaat. Kita perlu melakukan pertemuan rutin untuk melakukan diskusi, mungkin seminggu sekali tapi tidak terlalu formal seperti diruang jurnalis dan lain-lain,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya juga meminta agar timses melakukan hal-hal yang sportif dan cara yang baik. “Berbicara money politik atau bagi sembako, saya tidak main-main, saya akan (ancam) tutup pabrik lu, jadi pemimpin itu yang jujur,” kata Kapolda saat diwawancarai.

Selain itu, peran media juga harus profesional dengan memberitakan secara objektif, sehingga bahasa media bisa menjadi penyejuk untuk masyarakat.

“Media di sini harus dilibatkan karena wakil masyarakat, yaitu dengan bahasa yang bisa menjadi penyejuk bagi yang membaca atau melihat,\” tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Nanang Trenggono menyampaikan ada keterbatasan kampanye saat puasa. \”Nanti saat bulan Ramadhan para cagub dibatasi cara kampanyenya dan jumlah masanya juga maksimal 200 orang, tidak boleh ada black campaign atau sebagainya, tapi masih boleh Open house nanti waktu lebaran,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Fatihatul Khoiriyah menegaskan kepada masing-masing tim pemenang agar tidak melakukan money politik dan kampanye hitam, seperti di Lamtim kemarin. “Berkaca dari Lamtim kemarin, jika masih ada yang melakukan black campaign, kita bersama aparat kepolisian akan menindak tegas,” ujarnya. (Mel/Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB