oleh

Kais Rezeki dari Kemacetan Lintas Tengah Sumatera

Lampung Tengah (Netizenku.com): Manusia memang harus ulet dan gigih dalam berusaha mencari rezeki. Selalu mencari peluang dan bisa menyesuaikan kondisi dan dinamika yang berkembang. Bagi orang yang ulet dan pantang menyerah, apapun kondisinya tetap terbuka peluang usaha tersebut untuk menghasilkan uang.

Seperti macet yang terjadi di ruas jalan lintas Sumatera Terbanggi Besar, Kilometer 62-64 Lamteng pada Rabu (11/4) malam, mungkin bagi sebagian orang menjadi hal yang sangat menjengkelkan. Namun buat sejumlah warga di sepanjang jalan itu, kemacetan justru menjadi berkah tersendiri.

Baca Juga  KPU Lamteng Terima Logistik Pilpres, DPR dan DPD RI

Hal ini terlihat dari sebagian mereka yang memanfaatkan kemacetan untuk menjajakan minuman dan makanan kepada para pelintas.

Deni (24) misalnya, warga setempat ini berjualan air mineral, kopi, dan mie instan. Deni mengaku bisa mengantongi keuntungan bersih Rp200 ribu perhari.

\”Jualan dari sore (pukul 15:00 wib) sampe malam mas, lumayan kan bisa dapat duaratus ribu. Bisa dibilang macet ini berkah buat saya,\” ucapnya seraya tertawa kecil.

Baca Juga  Loekman: Bantuan untuk Pengurus Masjid Tetap Berjalan

Satu botol air mineral ukuran sedang, ia jual seharga Rp5000. Sama halnya dengan kopi, ia bandrol dengan harga yang sama. \”Modalnya tiga ribu.Untung seribu sampai dua ribu mas,\” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kemacetan terjadi di kilometer 62-64 ruas jalan lintas tengah Sumatera, Terbanggi Besar Lampung Tengah. Kemacetan terjadi disebabkan adanya pengerasan jalan rigit sepanjang dua kilo meter, diruas jalan lintas tengah Sumatera (Lamteng). Pengerjaan ini diestimasi memakan waktu selama 20 hari. (Sansurya)

Baca Juga  Perbaikan Jalan di Lamteng, Arus Lalin Dialihkan ke Lintas Timur

Komentar