Jumlah Tindak Pidana Polres Lambar 2018-2019 Meningkat

Redaksi

Senin, 30 Desember 2019 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Jumlah Tindak Pidana (JTP) yang ditangani Polres Lampung Barat periode 2018 dan 2019 mencapai 283 kasus, dengan Jumlah Penyelesaian Tindak Pidana (JPTP) sebanyak 250 kasus. Serta berhasil menyelamatkan aset negara senilai Rp6.551.771.730,- dari tiga perkara.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lampung Barat, AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, MH, pada konferensi pers di aula Pratisarawirya dan dihadiri Kabag Sumda, Kompol Feri Anda Eka Putra, SH, Kasat Reskrim diwakili Kanit Tipiter, Ipda Juherdi Sumandi, SH, Kasat Narkoba Iptu Dailami dan Kasat Lantas diwakili AKP Asep Komara, Senin (30/12).

Diterangkan Kapolres, kasus menonjol yang terjadi tahun 2018, yakni terjadi perkara kriminal umum JTP sebanyak 152 kasus dengan JPTP 145 kasus, sementara 2019 dari JTP 131 kasus dengan 105 kasus JPTP. Sedangkan untuk perkara kriminal khusus pada 2018 terjadi 8 kasus JTP dengan 5 kasus JPTP. Lalu 2019 terdapat 13 kasus JTP dengan 13 kasus JPTP.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Rachmat, pada tahun 2019 Polres Lampung Barat berhasil mengungkap 41 kasus narkoba dengan mengamankan tersangka sebanyak 65 orang. Dengan barang bukti berupa ganja 14,00 gram, sabu-sabu sebanyak 21,16 gram dan pil ekstasi sebanyak sembilan butir 16 potong.

Sementara kasus terbanyak yang terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Barat, terang Kapolres yakni pelanggaran dan kecelakaan lalulintas, Satlantas menangani 4.346 pelanggaran pada tahun 2018, dan 2019 meningkat menjadi 4.793 pelanggaran. Lalu Laka lantas pada 2018 sebanyak 80 kasus dengan korban meninggal dunia 57 orang dan 2019 meningkat menjadi 88 kasus dengan korban meninggal mencapai 46 orang.

Baca Juga  Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

\”Kecelakaan lalu lintas merupakan kasus terbanyak di wilayah hukum Polres Lampung Barat, dengan korban meninggal dunia pada periode 2018 dan 2019 mencapai 103 orang, sedangkan korban luka berat Tahun 2018 sebanyak sembilan orang dan tahun 2019 meningkat menjadi 17 orang, luka ringan tahun 2018 49 orang dan tahun 2019 60 orang.

Kerugian materi akibat lakalantas ujar Rachmat, tahun 2018 sebesar Rp89.500.000,- dan 2019 sebesar Rp92.600.000. Kemudian penanganan pelanggaran peraturan lalu lintas, jumlah denda 2018 sebesar Rp298.750.000 dan tahun 2019 meningkat menjadi Rp311.700.000.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Pada kasus Tipidter, Polres Lampung Barat  berhasil menyelamatkan aset negara senilai Rp6.551.771.730,- dari penanganan tiga perkara, yakni, penanganan kasus korupsi  aset negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp261.371.730, penanganan kasus illegal logging sebesar Rp50.000.000 dan yang terbesar yakni dalam penanganan perkara ‘babby lobster’ sebesar Rp6.240.400.000.

\”Kerugian negara yang paling besar berhasil diselamatkan dalam perkara penyelundupan babby lobster, dengan jumlah 31.302 ekor dengan nilai Rp6,2 miliar lebih yang disita dari lima orang tersangka,\” kata Kapolres seraya mengatakan penyelamatan asset negara itu bukan dalam bentuk uang tunai, tetapi dalam bentuk babby lobster yang sudah dilepasliarkan kembali di laut setalah melalui tahapan yang berlaku,\” tandas Rachmat. (Iwan)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:01 WIB

KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Rabu, 15 April 2026 - 12:03 WIB

Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik

Selasa, 14 April 2026 - 20:43 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Selasa, 14 April 2026 - 20:42 WIB

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Senin, 13 April 2026 - 19:18 WIB

Empat Pelaku Curanmor Beraksi di Pringsewu, Dua Kabur

Kamis, 9 April 2026 - 08:11 WIB

Dari Kondusif hingga Chaos, Ini Skenario Latihan Pengamanan Polres Pringsewu

Rabu, 8 April 2026 - 20:25 WIB

PWI Pringsewu Pererat Solidaritas Lewat Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rabu, 22 Apr 2026 - 12:22 WIB

Lampung

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:41 WIB

Tulang Bawang Barat

Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:33 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB