Itera Inisiasi Astomulyo Desa Wisata Astronomi

Redaksi

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (Netizenku.com): Menimbang dari keunikan fenomena jatuhnya meteorit di Desa Astomulyo, Lampung Tengah, peneliti Itera Robiatul Muztaba atau akrab disapa Aji, mengusulkan agar batu meteorit tersebut lebih banyak digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, baik seperti di bidang astronomi dan kebumian.

Selain itu, lokasi jatuhnya meteorit ini kelak menjadi cikalnya Desa Mitra Itera, untuk bersama dikembangkan menjadi situs khusus untuk observasi objek langit dan wisata astronomi di Lampung Tengah.

“Pada akhir Maret 2021, kami akan menginisiasi agenda edukasi dan wisata Astronomi (astrotourism) khusus di Desa Astomulyo dengan melibatkan warga dalam pengelolaannya. Momen ini bertepatan dengan fenomena alam hujan meteor γ-Normid dan supermooon pada akhir Maret 2021,” ungkap Aji, Selasa (16/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kolaborasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat senantiasa menjaga kelestarian objek langit tersebut serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Dengan terjaganya meteorit tersebut, masyarakat dapat mengamati secara langsung dan mempelajarinya.

Ini sebuah keistimewaan yang luar biasa bagi desa ini, jika nilai ilmiah dan historis objek ini dapat dijaga dan dikembangkan oleh pelajar-pelajar dan para peneliti di Indonesia, khususnya di Provinsi lampung.

Meteorit tersebut memiliki nilai historis dan ilmiah yang tinggi, tidak hanya dari sisi objeknya saja, lokasi pun menjadi sangat penting dalam kajian jatuhnya sebuah meteori di Bumi.

\”Kami rasa akan sangat baik jika Pemerintah Daerah dapat menginisiasi mini-museum di Desa Astomulyo, sebuah museum minimalis yang mampu menjaga serta mengedukasi masyarakat umum tentang benda-benda antariksa seperti meteorit,” ujar Aji.

Selain sebagai langkah dalam menjaga keutuhan Astomulyo Meteorite, tentunya ini dapat menjadi sebuah keistimewaan tersendiri bagi daerah tersebut, khususnya Provinsi Lampung di tingkat internasional. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Mantan Ketua KI Lampung Juniardi Daftar Calon Komisioner Periode 2026–2029

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Berita Terbaru