Liwa (Netizenku.com): Penambahan jumlah masyarakat Lampung Barat yang terkonfirmasi positif terpapar virus Covid-19 semakin signifikan. Sepekan terakhir terdapat 77 kasus positif baru yang tersebar di sejumlah kecamatan. Tidak terkecuali pegawai di lingkungan Pemkab setempat.
Terkait kejadian luar biasa tersebut, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung Barat, Ismun Zani, meminta Pemkab bergerak cepat, sehingga laju penyebaran dan penularan virus asal Wuhan tersebut semakin tidak terkendali.
“Jumlah masyarakat kita yang terpapar virus Covid-19 semakin melaju tiap hari, untuk itu kami berharap Pemkab untuk bergerak dalam rangka pengendalian. Bahkan pegawai di lingkungan Pemkab juga semakin banyak yang positif, maka salah satu solusinya yang perlu dilakukan mungkin dengan Work From Home (WFH),” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yang juga harus dievaluasi, kata Ismun yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Barat, seperti apel, senam, serta kegiatan lain di Pemkab Lampung Barat yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.
“Pemkab harus menjadi contoh, tidak hanya sebatas kampanye tentang 5 M, tetapi yang banyak melakukan kegiatan berpotensi melakukan kerumunan adalah Pemkab sendiri, seperti senam dan apel,” ujarnya.
Selain itu dia menilai, kritikan yang disampaikan sekretaris Satgas Covid-19 Lampung Barat, bahwa Music Comunity Lampung (MCL) tidak komitmen terhadap perjanjian, sehingga diizinkan adanya hiburan pada acara nayuh/pesta, kurang tepat.
“Seharusnya, yang menjadi obyek evaluasi terhadap pesta atau hiburan pada acara nayuh bukan MCL, tetapi Satgas tingkat pekon yang dibiayai oleh Dana Desa. Karena sudah jelas dalam instruksi bupati, bahwa apabila ada yang melanggar protokol kesehatan, Satgas berhak untuk memberhentikan atau membubarkan kegiatan,” kata Ismun.
Anggota DPRD yang terkenal kritis ini juga, meminta Pemkab Lampung Barat untuk memaksimalkan puluhan miliar anggaran yang diperuntukkan untuk penanganan Covid-19. Apalagi refocusing yang dilakukan mengurangi program pembangunan.
“Anggaran penanganan Covid-19 jumlahnya cukup besar, tetapi kami belum melihat langkah cepat dan tepat yang dilakukan pemerintah, karena yang selama ini bergerak dengan massif di tengah-tengah masyarakat adalah kawan-kawan dari TNI dan kepolisian,” tandas Ismun. (Iwan/len)








