oleh

Inspektorat Enggan Tindaklanjuti Dugaan Supir Hantu

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Inspektorat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba),  diduga abai dan enggan melakukan pemeriksaan dugaan penyelewengan gaji honor driver (supir) di bagian administrasi tiyuh setkdakab Tubaba.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Tubaba Bustam Effendi ketika dikonfirmasi terkait tindakan yang akan dilakukan atas dugaan tersebut mengatakan, ongkos pemeriksaan kepala bagian administrasi tiyuh tidak sebanding dengan kerugian negara yang ditimbulkan, \”SPPD mereka yang meriksa tidak sebanding dengan kerugian negaranya. Saya mau rapat dulu,\” singkatnya melalui telepon selulernya, Kamis (28/2).

Baca Juga  Tangani Pasien Covid-19, Tenaga Medis Tubaba Dapat Tambahan Insentif

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Tubaba Yantoni mengatakan,  inspektorat tersebut perlu dilakukan evaluasi. \”Apakah jika ada kerugian negara sekecil apapun harus dibiarkan, itu duit rakyat,\” kata dia melalui sambungan ponselnya.

Menurutnya, pejabat merupakan pegawai negeri yang mengabdi untuk rakyat, jika inspektorat sudah melihat ada kesalahan-kesalahan ASN, itu sudah merupakan tugas dan kewajibannya selaku aparat pemerintahan yang berwenang melakukan penindakan, \”Tidak bicara sebanding atau tidaknya, kalau menyangkut kerugian negara harus ditindaklanjuti. Itu bahasa konyol,\” katanya.

Baca Juga  WTP Berturut-turut, Tubaba Raih Penghargaan dari Kemenkeu

Ditambahkan Ponco Nugroho Wakil Ketua II DPRD Tubaba, pihaknya bersama komisi I DPRD dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan kepala bagian administrasi tiyuh terkait dugaan honorer fiktif dan pengalihan/penyelewengan gaji honor driver tersebut selama dua tahun 2017-2018, \”Akan kita panggil untuk hearing,\” kata dia.

Diluar dugaan tersebut kata dia, DPRD yang tergabung dalam Bapemperda juga memang akan melakukan hearing terkait tata organisasi administrasi tiyuh, \”Bagian administrasi tiyuh itu rencananya mau salah lebur lagi masuk ke PMD, kami rasa kurang efektif,\” pungkasnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kedisiplinan PNS Tubaba Wajib Gunakan Atribut Lengkap

Sebelumnya, diduga pakai honorer fiktif, kepala bagian administrasi tiyuh sekretariat daerah Kabupaten Tulangbawang Barat diduga selewengkan dana senilai Rp20.400.000.

Dana tersebut merupakan gaji honor yang dialokasikan untuk driver di bagian administrasi tiyuh selama dua tahun sejak 2017-2018 dari APBD Kabupaten Tubaba yang dialokasikan di bagian tersebut.(Arie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *