IDI Setuju Pilwakot Bandarlampung Diundur

Redaksi

Senin, 21 September 2020 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed. Foto: Netizenku.com

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, menyatakan persetujuannya atas penundaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Bandarlampung.

Aditya mengatakan penolakan pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19 tidak hanya datang dari IDI Bandarlampung, namun juga dari IDI cabang di seluruh Indonesia.

\”Sangat setuju pilkada diundur, terus terang saja dengan tidak menafikan proses demokrasi yang sudah ada, persiapan-persiapan yang sudah dilakukan KPU dan Bawaslu, kami dari IDI tidak hanya IDI Cabang Kota Bandarlampung, tapi hampir seluruh Indonesia, mengkhawatirkan pilkada menimbulkan kluster baru dalam penyebaran Covid-19,\” kata dia di ruang kerjanya, Senin (21/9).

Ditambah lagi, lanjutnya, dengan Peraturan KPU boleh mengumpulkan massa, mengadakan konser musik, memberikan peluang untuk terjadinya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Baca Juga  Warga di 6 Kelurahan Berikut Telah 100 Persen Dicoklit

\”Kami IDI Bandarlampung sangat menghawatirkan ini, mungkin pemerintah juga harusnya punya kiat khusus atau alternatif yang lebih baik lagi. Kalau Covid-19 dihadapi biasa-biasa saja, ya kita akan babak belur,\” ujarnya.

Dia berharap pemerintah memiliki alternatif lain agar memperketat aturan, jika pilkada memang terpaksa dilaksanakan.

Kota Bandarlampung dengan 20 kecamatan dan 126 kelurahan, kata dia, berpotensi menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

\”Saya kan yang periksa setiap hari, kalau di laboratorium kami, dari Bandarlampung makin hari semakin banyak dan menyebar hampir semua kecamatan di Bandarlampung.\”

\”Jadi tidak ada lagi istilah cuma beberapa titik saja, tetapi hampir semua kecamatan di Bandarlampung,\” katanya.

Baca Juga  KPU Bandarlampung Terapkan Prinsip Kehati-hatian Sikapi Putusan Bawaslu

Situasi semakin buruk ketika pemerintah justru mempromosikan Bandarlampung sebagai destinasi wisata yang mengundang banyak orang dari luar, dan rencana membuka sekolah di masa pandemik.

\”Apalagi dipicu dengan pilkada, sangat berpotensi membuat Covid-19 semakin menyebar kemana-mana,\” tutupnya.

Sementara Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung, M Rizki, yang juga Bendahara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan pilkada tahapan kampanye di 26 September-5 Desember.

\”Kalau pemetaan kita pasti ada, hanya kita tidak bisa juga langsung memvonis bahwa di daerah itu tidak bisa dilaksanakan,\” ujar Rizki tanpa merinci wilayah penyebaran Covid-19.

Baca Juga  A. Zahriansyah: Majunya Saya, Perjuangan Masyarakat Kota Bandarlampung

\”Artinya, dimanapun bisa dilaksanakan sepanjang protokol kesehatan siap untuk dilaksanakan. Kecuali kalau memang daerah itu ada orang-orang yang terkonfirmasi dan isolasi di rumah, ya mungkin akan kita geser, sementara waktu tidak kita izinkan di situ.\”

\”Tetap ada batasan-batasan waktunya,\” tegas dia.

Rizki menjelaskan menjelang penetapan bakal calon di KPU Bandarlampung, 23 September, hingga saat ini belum ada permintaan surat rekomendasi dari para bakal calon atau partai politik kepada pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait izin keramaian.

\”Nanti kita lihat, ini kan tahapan-tahapan belum mulai, baru sampai pendaftaran. Kalau untuk itu silahkan dengan KPU dan Bawaslu,\” tutup Rizki. (Josua)

Berita Terkait

6,5 Juta Masyarakat Lampung Telah Dicoklit
Besok Ratusan Mirzanial akan Deklarasi Dukung RMD
Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA
Ratusan Warga Antusias Ikuti Senam Sehat Iyay Mirza
BPM Bergerak Sosialisasikan RMD
Sapa RMD Bersinergi dengan Program Iyay Mirza untuk Menghidupkan UMKM dan Mengurangi Pengangguran
Bawaslu Lampung Imbau Masyarakat Tetap Rukun Meski Berbeda Pilihan 
Deklarasi Pekon Pengawasan Partisipatif, Upaya Bawaslu Tingkatkan Partisipatif Masyarakat 

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:59 WIB

Ini Tips Perlindungan Data Pribadi Ala OJK Lampung

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:04 WIB

Sambut Siswa Baru, SMK SMTI Bandar Lampung Gelar MADABINTAL

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37 WIB

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus dari SMA

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:01 WIB

Pj Gubernur Lampung Harapkan Sistem Zonasi Jadikan Sekolah Unggul

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:13 WIB

Target PAD UPTD BPK2LP Naik Mencapai 140 Juta

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:29 WIB

Hingga Triwulan Kedua, UPTD BPK2LP Layani 3869 Hewan

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:11 WIB

Pj Gubernur Lampung Ajak PMII Bersinergi Bangun Lampung

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:02 WIB

Pemprov Bakal Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan ke 79 di Kota Baru

Berita Terbaru

Anggota KPU Lampung, Agus Riyanto. (Foto: Antara)

Politik

6,5 Juta Masyarakat Lampung Telah Dicoklit

Jumat, 19 Jul 2024 - 20:08 WIB

Ist/NK

Lainnya

32 Provinsi Dipastikan Ikuti Porwanas XIV Kalsel

Jumat, 19 Jul 2024 - 20:05 WIB

OJK Lampung gelar pertemuan bersama warga Kelurahan Gunung Sari dan Kelurahan Kampung Tempel, korban penyahgunaan data pribadi. (Ist/NK)

Bandarlampung

Ini Tips Perlindungan Data Pribadi Ala OJK Lampung

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:59 WIB

Penulis: Leni Marlina

Kolom

Pesta Perceraian Etiskah?

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:46 WIB