Herman HN: Tim Gugus Tugas Jangan Diam Saja

Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2020 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Walikota Bandarlampung, Herman HN, meminta pengendara mengenakan masker, Sabtu (9/5).

Foto: Walikota Bandarlampung, Herman HN, meminta pengendara mengenakan masker, Sabtu (9/5).

Bandarlampung (Netizenku.com): Walikota Bandarlampung, Herman HN, meminta intensitas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang bertugas melakukan penyekatan wilayah ditingkatkan.

Hal itu diungkapkan Herman HN saat kembali meninjau titik posko perbatasan penanganan Covid-19, di Lapangan Baruna, Panjang, Sabtu (9/5).

Dalam pantauan, Herman HN meminta beberapa kendaraan putar balik akibat membawa penumpang yang tidak memiliki KTP wilayah setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Saya meminta seluruh aparat untuk lebih bertanggung jawab, dan meminta aparat coba beramal untuk rakyat. Jangan diam-diam saja. Cek semua. Memang ini capek, tapi semuanya Allah memberi berkah oleh seluruh aparat. Diberikan kesehatan dan kekuatan termasuk keluarganya,\” ungkapnya.

Baca Juga  DPR RI Kawal Bantuan BNPB untuk Atasi Banjir Bandar Lampung

Walikota Herman HN mengatakan hal tersebut sangat penting dilakukan. Sebab, mengingat kasus penyebaran yang terjadi di Bandarlampung merupakan hasil imported case.

\”Kita harus tegas, seluruh aparat saya minta laksanakan perintah walikota agar semua masyarakat aman dan tentram,\” tandasnya.

Dari pantauan beberapa hari belakangan, beberapa posko perbatasan tampak tidak adanya aktivitas. Beberapa kendaraan dengan plat luar daerah lolos masuk tanpa pemeriksaan.

Baca Juga  Pemkot Benahi Drainase untuk Hentikan Jalan Cepat Rusak

Hal demikian juga terjadi pasca pemantauan orang nomor satu di Kota Bandarlampung itu pada Kamis (7/5) lalu. Begitu juga di hari ini. Dalam pantauan pasca walikota meninggalkan lokasi, selang beberapa menit pemeriksaan berhenti dan tim gugus turut membubarkan diri.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Ajeng Gita Pitaloka, mengatakan pemeriksaan di posko wilayah Panjang belum begitu efektif. Ia bahkan terkejut, ketika terjadi pemeriksaan di siang hari.

Baca Juga  Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri

\”Kaget tadi rame banget. Biasanya cuma alat semprotnya saja yang hidup. Mulai sekitar jam 9 jam 10an,\” kata Ajeng yang merupakan warga Komplek Yuka Karang Maritim itu.

Ia menjelaskan, aktivitas di posko tersebut ramai pada saat masyarakat keluar untuk ngabuburit. \”Nah kalau sore berjajar petugas. Sekitar jam 3-5 sore. wayahnya ngabuburit,\” pungkasnya. (Adi)

Berita terkait:

http://netizenku.com/wp/walikota-bandarlampung-turun-langsung-minta-pengendara-putar-balik/

 

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB