Harga Barang Pangan di Lampung Stabil, Waspadai Spekulan!

Ilwadi Perkasa

Selasa, 15 Oktober 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pj Gubernur Lampung Samsudin saat memberi arahan dalam high level meeting penangana inflasi daerah. Bandarlampung, Kamis (10/10/2024). (ANTARA/HO-Pemprov Lampung)

Pj Gubernur Lampung Samsudin saat memberi arahan dalam high level meeting penangana inflasi daerah. Bandarlampung, Kamis (10/10/2024). (ANTARA/HO-Pemprov Lampung)

Harga barang pangan di Lampung relatif stabil ke arah penurunan harga dalam kisaran kecil. Namun Penjabat Gubernur Lampung mengingatkan semua pihak mewaspadai potensi melambungnya harga menjelang akhir tahun nanti.

Bandarlampung (Netizenku.com): Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin mencemaskan harga barang pangan akan mengalami kenaikan pada akhir tahun.

Kecemasan itu disampaikannya justru pada saat harga-harga pangan relatif stabil dan menurun pada Oktober ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta meminta semua pihak mewaspadai dan mengawasi ketersediaan barang serta memastikan distribusi berjalan lancar.

Baca Juga  IBN Lampung Borong Lima Penghargaan LLDIKTI Wilayah II

Lebih spesifik, Samsudin meminta semua pihak melakukan pemantaun terhadap adanya praktik penimbunan barang oleh spekulan pada akhir tahun.

Secara teori, turunnya harga-harga barang pada periode tertentu berpotensi dimanfaatkan oleh para spekulan dengan menimbun barang sehingga mengakibatkan harga kembali naik.

“Untuk itu harus diwaspadai menjelang periode akhir tahun nanti, biasanya harga mengalami kenaikan karena permintaan semakin tinggi,” kata Samsudin saat memimpin rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Lampung di Bandarlampung, pekan lalu.

Baca Juga  Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Menurut Samsudin, sudah menjadi watak spekulan menimbun barang pada saat harga turun, lalu melepaskannya pada saat permintaan sedang tinggi dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Untuk menghadapi hal negatif tersebut, Samsudin mengatakan perlu dilakukan pengawasan ekstra oleh semua pihak.

“Pengawasan ini harus melibatkan pihak TNI, Polri, serta satuan tugas pangan dan pihak terkait, tidak bisa kita bekerja sendiri,” katanya.

Dia menjelaskan kepala daerah bersama unsur pemerintahnya pun harus melaksanakan pemantauan serta pengawasan di distributor atau Bulog untuk tetap menjaga stabilitas harga serta pasokan.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

“Kemudian pemantauan juga harus dilakukan di pasar rakyat, ritel modern terutama yang sering menjadi pemicu inflasi dan yang diatur harga eceran tertinggi (HET) oleh pemerintah,” ucap dia.

Menurut dia, bila ada komoditas yang melebihi harga eceran tertinggi maka perlu segera dilakukan intervensi.

“Di periode akhir tahun ada Natal dan tahun baru, mari semua menjaga agar ketersediaan komoditas pangan dan harga terjaga, sehingga masyarakat tidak terganggu dalam memenuhi kebutuhan. Pastikan tidak ada penimbunan barang,” katanya.(iwa/ant)

Berita Terkait

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB