Harga Anjlok, Petani Sayur Lambar Abaikan Hasil Panen

Leni Marlina

Selasa, 17 September 2024 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Wortel di Lampung Barat, merugi karena hasil panen mereka tidak laku. (Iwan/Nk)

Petani Wortel di Lampung Barat, merugi karena hasil panen mereka tidak laku. (Iwan/Nk)

Liwa (Netizenku.com): Berbeda nasib antara petani kopi dengan petani sayuran di Lampung Barat. Ketika petani kopi bersuka cita dengan harga yang sangat tinggi, sementara petani sayuran merana karena harga anjlok bahkan tidak ada pembeli.

Jonison, salah satu petani sayuran warga Talang Tengah Pekon Hanakau kecamatan Sukau, yang saat ini menanam wortel, dan telah memasuki masa panen, mengaku rugi jutaan rupiah, karena hasilnya tidak laku, sehingga dibiarkan begitu saja.

Baca Juga  SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

“Seharusnya saat ini sudah panen, tetapi walaupun ada harga emang Rp500/kilo gram, tetapi tidak ada yang beli, sehingga dipastikan saya mengalami kerugian yang cukup besar,” kata Jonison, yang mengaku lahan yang dia garap tersebut merupakan lahan sewaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Jonison, lahan yang dia garap saat ini seluas 40 rantai, kemungkinan hasil panen mencapai 40 ton, tetapi walaupun hasilnya bagus tetapi tidak laku dijual, maka bagi yang mau tinggal nyabut sendiri saja.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

“Apabila kami panen akan menambah kerugian karena harus bayar upah buruh, maka bagi yang mau ambil saja sendiri, dan sebagian besar hasil panen tersebut dimanfaatkan warga sekitar untuk makanan sapi,” keluhnya. (Iwan)

Berita Terkait

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:59 WIB

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Berita Terbaru

Standar kesehatan program Makan Bergizi Gratis Bandar Lampung.(ilustrasi: Netizenku)

Bandarlampung

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:40 WIB