Gubernur Launching Program Kartu Petani Berjaya di Mesuji

Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesuji (Netizenku): Kartu Petani Berjaya, sebagai Program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung dan merupakan implementasi dari visi Rakyat Lampung Berjaya yang diusung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, telah berkembang sedemikian pesat hingga saat ini pengembangan aplikasi Kartu Petani Berjaya berbasis elektronik (e-KPB) saling terhubung dan berbagi pakai dengan sistem lainnya yang ada pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Lampung yaitu Smart Village dan Sistem Informasi Kependudukan (Disdukcapil).

 

Layanan Program KPB terus dilakukan pengembangan baik melalui aplikasi e-KPB maupun pendampingan. Saat ini pada aplikasi e-KPB petani dapat mendapatkan multi layanan baik sebagai petani maupun adanya usaha tambahan sebagi peternak atau pembudidaya ikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Mesuji sekaligus Launching dan Implementasi Program Kartu Petani Berjaya (E-KPB) di Gedung Serba Guna Taman Kehati, Mesuji, Kamis (27/10/2022).

 

“Saya menginisiasi Program KPB dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan melalui kemudahan perolehan sarana produksi pertanian, akses permodalan, pembinaan manajemen usaha, penanganan panen dan pasca panen, serta pemasaran hasil usaha pertanian,” ucap Gubernur.

Baca Juga  SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

 

Selain itu, Program KPB juga memberikan jaminan sosial seperti asuransi usaha petani lansia, asuransi BPU (Bukan Penerima Upah) dan beasiswa bagi anak petani anggota KPB yang berprestasi pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Bandar Lampung.

 

Launching KPB pertamakali dilaksanakan di Kabupaten Lampung Tengah pada tanggal 6 Oktober 2022 dan diikuti oleh Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Tulang Bawang Barat dan pada hari ini di Kabupaten Mesuji.

 

Namun menurut Gubernur, bukan berarti Program KPB baru dilaksanakan di 6 Kabupaten akan tetapi Implementasi Program KBP telah dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

 

Adapun Progres pelaksanaan Program KPB hingga saat ini antara lain:

 

1. Transaksi penebusan pupuk telah mencapai nilai Rp. 12,8 Milyar;

2. Realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB sebesar 371,7 M (10.041 debitur).

3. Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) : 11.882 Ha.

4. Asuransi Usaha Tani Sapi/Kerbau; 2.500 ekor.

5. Asuransi Petani Lansia; 1.176 Petani.

6. Asuransi BPJS Ketenagakerjaan 1000 pekebun.

7. Asuransi Nelayan Berjaya 1.450 orang.

8. Pemberian Beasiswa; bagi 100 Mahasiswa Unila dan 122 Mahasiswa Polinela.

Baca Juga  Kwarda Lampung Buka Puasa Bersama 50 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial

 

“Capaian-capaian tersebut tentunya perlu terus ditingkatkan. Oleh karenanya, saya mengajak seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama memperkuat sinergi dan kerjasama untuk mengoptimalkan implementasi Program KPB di Provinsi Lampung,” ajak Gubernur.

 

Pelaksanaan Program Kartu Petani Berjaya, menurut Gubernur telah mendapat berbagai apresiasi dari pemerintah pusat. Hal ini terbukti Lampung berhasil meraih Penghargaan Provinsi Terbaik dalam Inovasi Pengembangan Akses Keuangan di Sektor Pertanian pada TPAKD Award 2021, juga mendapat Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah 2021.

 

Selain itu juga mendapat Peringkat Pertama Penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 yang diserahkan Wakil Presiden RI, sebagai Provinsi Terbaik dalam Peningkatan Produksi Padi Tahun 2019-2020 dan pada tanggal 17 Agustus 2022 juga telah mendapat penghargaan dari Menteri Pertanian RI atas prestasi sebagai Pemerintah Daerah Provinsi Pendukung Pelaksanaan Program Asuransi Pertanian.

 

“Keberhasilan meraih penghargaan tersebut bukan berarti program telah selesai, tetapi justru menjadi titik awal dilakukannya berbagai tindak lanjut dan pengembangan, kolaborasi program KPB dengan program lainnya terus dilakukan antara lain dengan Program Smart Village dan kedepan dengan Program Smart School,” ungkap Gubernur.

Baca Juga  Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

 

Sementara itu, Pj Bupati Mesuji, Sulpakar mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Lampung di Kabupaten Mesuji, yang memiliki julukan Bumi Ragab Begawe Caram.

 

“Kami masyarakat Mesuji bangga kepada bapak Gubernur, dan sangat berterimakasih atas kunjungan pak Gubernur ke Kabupaten Mesuji, dari semenjak pagi tadi, hingga sore ini, berinteraksi bersama-sama masyarakat Mesuji,” ucapnya.

 

Kemudian terkait, rencana Gubernur untuk menjadikan Kabupaten Mesuji sebagai Kabupaten perikanan, dan akan dibangunnya Balai Besar Ikan Air Tawar di Mesuji, Pj Bupati menyatakan mendukung program tersebut dan menghibahkan tanah seluas 5 Ha kepada Gubernur Lampung untuk nanti diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai lokasi didirikannya Balai Besar Ikan Air Tawar.

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan kepada Kelompok Tani (Poktan), IKM, dan UMKM Mesuji. Diantaranya hand tracktor, benih padi, hewan ternak Sapi 10 ekor, Kambing 20 ekor, dan 100 ekor itik, restocking benih ikan, sumur bor dan berbagai bantuan keagamaan untuk masjid dan pesantren, kaki palsu untuk menyandang cacat dan bantuan sembako bagi korban banjir di Mesuji. (Red)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Raih Apresiasi PJPK 2025, Perkuat Pembangunan Keluarga
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%
Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026
Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan
DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026
Harga MinyaKita di Lampung Tembus Rp24 Ribu, DPRD Lampung Desak Tambah Pasokan
Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB

Lampung Selatan

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:57 WIB

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:51 WIB