Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo lakukan peninjauan kegiatan akselerasi vaksinasi di Provinsi Lampung yang dipusatkan di Gedung Graha Wangsa, Kota Bandarlampung, Selasa (11/1).
Kegiatan vaksinasi juga dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipantau langsung oleh Kapolri dan jajaran secara virtual melalui video conference.
Menurut Kapolri ada 6000 dosis vaksin yang telah dipersiapkan untuk lansia dan anak-anak umur 6-11 tahun di Lampung. Sementara untuk seluruh Indonesia Kapolri menargetkan sekitar 1 juta dosis vaksin dapat dicapai pada akhir januari 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga mengapresiasi Provinsi Lampung yang mana pencapaian vaksinasi dosis pertama telah tercapai sebesar 79 perden dan lansia sebesar 68 persen.
“Alhamdulillah pada kegiatan hari ini di Lampung sudah ada 2200 dosis yang diberikan, capaian vaksinasinya dosis pertama sudah 79 persen, lansia 68 persen. Ke depan untuk anak-anak juga semoga dapat ditingkatkan, karena sudah banyak PTN dan sekolah yang dibuka, ini dapat menjadi cluster baru jika tidak segera dicegah,” papar Kapolri.
Untuk itu Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.
“Bagi masyarakat yang belum vaksin silakan segera hubungi titik-titik vaksinasi yang telah dipersiapkan. Saat ini sudah 167 hari lebih angkanya stabil, tapi ada varian baru omicron yang mulai meningkat, ini harus kita waspadai,” pungkas Kapolri.
Sementara itu, Arinal meminta partisipasi masyarakat agar mematuhi aturan yang telah dibuat oleh pemerintah. Sebab, lanjut dia, hal itu sangat menekan penyebaran covid-19.
“Masyarakat jangan sampai mengendurkan prokes, sebab tanpa ada partisipasi masyarakat semua tidak bisa berjalan dengan yang kita inginkan bersama, yakni menekan penyebaran covid,” tandasnya.(Agis)








