Gubernur Buka Acara Mapping Isu Strategis Transportasi Lampung dan Bengkulu

Redaksi

Selasa, 15 Agustus 2023 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, membuka acara Mapping Isu Strategis Program Pembangunan dan Kebijakan Sektor Transportasi Provinsi Lampung dan Bengkulu di Hotel Novotel, Selasa (15/8/2023).

Dalam sambutannya, Arinal Djunaidi mengungkapkan apresiasinya kepada Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan atas inisiatif mereka dalam menyelenggarakan acara ini. Terutama turut membantu pemerintahannya dalam memajukan sektor transportasi di Wilayah Lampung dan demi mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya.

Gubernur Arinal Djunaidi mengungkapkan bahwa setelah melalui tantangan pandemi COVID-19, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung menunjukkan tren positif. Dalam triwulan II-2023, pertumbuhan ekonomi mencapai 8,15 persen (q-to-q), yang menjadi bukti kemajuan signifikan dalam upaya pemulihan ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi adalah sektor pariwisata yang mulai pulih. Serta dukungan dari Jalan Tol Trans Sumatera yang telah memberikan dampak positif. Gubernur Arinal Djunaidi pun menekankan perlunya integrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya. Seperti transportasu darat, laut, udara, sungai, danau, serta perkereta-apian.

Arinal Djunaidi juga menyoroti bidang perhubungan darat. Terutama dalam pengembangan terminal tipe A modern seperti terminal Rajabasa dan terminal Betan Subing. Ia juga memaparkan langkah strategis dalam pengelolaan terminal tipe B di seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Lampung sesuai dengan amanah UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani

“Di sektor penyeberangan, perlunya peningkatan pelayanan Pelabuhan Bakauheni – Merak sebagai pelabuhan penyeberangan utama yang menghubungkan Sumatera dan Jawa. Pelabuhan Bakauheni sebagai simpul akhir yang mempertemukan berbagai moda transportasi jalan, kereta dan angkutan penyeberangan, memerlukan kebijakan integrasi antarmoda.”

Kawasan Bakauheni juga sedang dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus dengan hadirnya Bakauheni Harbour City. Apresiasi dan terimakasih kami kepada Bapak Menteri Perhubungan yang sedang menyiapkan dermaga III dan Kapal Executive pelayanan penyeberangan Eksekutif II Merak-Bakauheni.

Sedangkan untuk memperlancar distribusi logistik, Gubernur Arinal mengungkapkan, pihaknya sedang berupaya membangun Dermaga Tanah Merah untuk penyeberangan logistik Mesuji ke Bangka Belitung dan Batam, Kepulauan Riau.

Bidang Perhubungan Laut, di Provinsi Lampung Terdapat Pelabuhan Utama. Yakni Pelabuhan Panjang yang merupakan pelabuhan logistik yang berpotensi besar menjadi HUB pelabuhan logistik di wilayah Sumatera Bagian Selatan, Pelayanan logistik short sea shipping rute Panjang-Ciwandan/Merak.

Baca Juga  Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko


Pemprov Lampung juga akan mengelola dan menyelenggarakan lima pelabuhan pengumpan regional yang telah diserahkan P3D-nya. Antara lain Pelabuhan Mesuji, Pelabuhan Menggala, Pelabuhan Labuan Maringgai, Pelabuhan Sebalang, dan Pelabuhan Teluk Betung.

“Sedangkan untuk membuka konektivitas angkutan sungai dilakukan pembukaan atau pendalaman alur pelayaran di muara Sungai Way Tulang Bawang, Way Seputih, Way Penet Labuan Maringgai dan Way Mesuji,” ujarnya.

Di sektor udara, Gubernur Arinal Djunaidi berharap akan ada pengembangan Kawasan Kesehatan Internasional (Industrial Health) dan aerotropolis di Bandara Radin Inten II. Yang mendukung pengembangan kawasan kesehatan internasional dan koneksi penerbangan langsung ke Jeddah atau Madinah.

Hal tersebut diinisiasi oleh Menteri BUMN Erick Tohir; Pembangunan terminal II terintegrasi; embarkasi haji penuh/ internasional; umroh langsung/direct flight ke Jeddah/Medinah.

Arinal juga berharap Pemerintah Pusat untuk terus mengembangkan Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat sebagai bandara destinasi wisata serta Bandara Gatot Subroto di Way Kanan untuk pengembangan komersil pada kawasan integrasi perbatasan Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.

Baca Juga  Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Bidang perkereta-apian, Gubernur Arinal menyoroti pentingnya pengembangan double track jalur kereta api dari Kertapati sampai ke Tanjung Karang. Serta pengembangan jalur short cut Tegineneng-Tarahan yang diharapkan dapat mengurai atau mengurangi kemacetan di Kota Bandar Lampung.

“Juga pengembangan jalur kereta api Bandar Lampung-Bakauheni sebagai bagian dari Sumatera Rail Ways,” imbuhnya.

Mengingat Provinsi Lampung memiliki potensi pariwisata yang sangat banyak. Seperti wisata bahari, wisata alam, wisata budaya, wisata religi, wisata pertanian, wisata ecopark dan lain-lain. Tentunya sangat perlu didukung transportasi yang handal dan tangguh.

Dengan adanya mapping isu strategis dengan rumusan program dan kebijakan strategis yang tepat, diharapakan dapat mengurai permasalahan serta mentransformasikan sistem transportasi yang handal untuk kemajuan Provinsi Lampung khususnya dan Provinsi Bengkulu maupun Pulau Sumatera.

“Semoga Mapping Isu Strategis Program Pembangunan dan Kebijakan Sektor Transportasi Provinsi Lampung dan Bengkulu ini dapat menghasilkan kebijakan strategis yang tepat serta terarah. Sehingga dapat mentransformasikan kemajuan transportasi di Provinsi Lampung khususnya dan Bengkulu maupun Pulau Sumatera,” ujat Arinal Djunaidi menutup sambutannya. (Leni)

Berita Terkait

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat
Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Gunung Agung Juara Tubaba Football League U-17, Bupati Dorong Pembinaan Talenta Muda Berkelanjutan

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pringsewu

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:23 WIB

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB