oleh

Genjot Penerimaan, PAD Tubaba Over Target

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) setempat terus menggenjot penerimaan dana masukan melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan di tahun 2019 lalu, penerimaan PAD over target hingga 117,73 persen.

Bupati Tubaba, Umar Ahmad, SP didampingi Kepala BPPRD, Nahkoda, SH. MH mengatakan, Pemkab melalui satuan kerja terkait dapat memenuhi target yang telah ditetapkan pada tahun 2019 sebesar Rp18,106 miliar yang terdiri dari pajak daerah Rp15,001 miliar, dan retribusi daerah Rp3,105 miliar atau atau total realisasi tahun 2019 mencapai 117,73 persen.

Baca Juga  Tunggu Assesment, Tubaba Akan Rombak Pejabat Eselon II-IV

“Capaian ini over target. Sebab, tahun 2019 PAD Tubaba ditarget sebesar Rp15,380 miliar, terdiri dari pajak daerah Rp12,571 miliar, dan retribusi daerah sebesar Rp2,809 miliar,” kata dia, Selasa (3/3).

Nahkoda menambahkan, tahun 2020 ini pihaknya dibantu oleh stakeholder terkait akan terus giat untuk menggali potensi pajak daerah dan melakukan terobosan lainnya. Salah satu upaya tersebut dengan melakukan kerja sama dengan instansi lainnya seperti BPN, KPP, PLN dan Bank Lampung sehingga target pendapatan dari PAD tahun 2020 dapat tercapai.

Baca Juga  Tubaba Gandeng PT INKA-Itera Wujudkan Pulang ke Masa Depan

Dia menambahkan, dengan tercapainya target tersebut, Pemkab Tubaba sangat mengapresiasi semua pihak yang memiliki kesadaran tinggi dalam memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak dan retribusi.

“Inilah wujud peran aktif masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan yang tengah dilakukan Pemkab Tubaba dalam rangka mewujudkan kabupaten yang maju dan berdaya saing sehingga tercipta peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakatnya,” tuturnya diamini Sekretaris, Yoyok Kusbyahmanto.

Baca Juga  ST MMA Embrio Tubaba ke Masa Depan

Sementara, Kabid Perhitungan, Pendaftaran, dan Penetapan pada BPPRD, Umi Kalsum juga menambahkan, Pemkab Tubaba tahun ini menaikkan target PAD dari Pajak Bumi dan Bangunan sektor pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) senilai Rp5,5 miliar dari tahun sebelumnya senilai Rp4,5 miliar. Kenaikan ini, telah mempertimbangkan realisasi target tahun sebelumnya dan melihat potensi pajak di wilayah Tubaba.

“Kami akan bekerja maksimal guna mendorong target tersebut dapat tercapai diantaranya dengan melakukan pemutakhiran data PBB-P2,” singkatnya. (Arie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *