Fraksi NasDem Desak Pemkot Bandarlampung Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Redaksi

Minggu, 20 Februari 2022 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kelurahan Labuhan Dalam, Tanjungsenang, antri untuk mendapatkan minyak goreng di Pasar Murah Pemkot Bandarlampung, Selasa (15/2). Foto: Netizenku.com

Warga Kelurahan Labuhan Dalam, Tanjungsenang, antri untuk mendapatkan minyak goreng di Pasar Murah Pemkot Bandarlampung, Selasa (15/2). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Fraksi NasDem Pembangunan DPRD Bandarlampung mendesak pemerintah kota (pemkot) setempat mengatasi kelangkaan minyak goreng.

Ketua Fraksi NasDem Pembangunan, Pepys Asih Wulandari, meminta Pemkot Bandarlampung menindak tegas pengusaha minyak goreng yang nakal melakukan penimbunan. Serta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang-gudang suplier dan produsen minyak goreng.

“Jangan sampai ada penimbunan yang dilakukan oleh pengusaha minyak goreng karena ini adalah salah satu bahan pokok masyarakat,” kata Pepy, Minggu (20/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga meminta Pemkot Bandarlampung melakukan operasi pasar setiap hari dengan titik yang berbeda.

Hal senada disampaikan anggota Komisi I, Sudibyo Putra. Dia menyampaikan pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan koleganya yang duduk di Komisi II DPRD Bandarlampung.

“Kan di Bandarlampung ini banyak distributor dan produsen minyak goreng, ada PT Bumi Waras, PT Sinar Laut dan lainnya. Masa iya sih langka. Dan kepada pengusaha retail setiap harinya kami minta menyediakan minyak goreng, sehingga tidak terjadi kerumunan antrean pembelian minyak goreng,” ujar dia.

Fraksi NasDem Pembangunan, lanjut Sudibyo, akan menaruh perhatian terhadap masalah kelangkaan minyak goreng di masa pandemi Covid-19.

“Kasihan warga setiap hari antre membeli minyak goreng. Jika tidak ada penimbunan minyak goreng saya yakin tidak terjadi kelangkaan,” kata dia.

Sementara Tigeri Prabowo meminta Pemkot Bandarlampung bersikap tegas kepada para pengusaha yang terbukti melakukan penimbunan minyak goreng.

“Pemkot kan pasti sudah ada tim. Dengan tim gabungan ini, razia itu gudang minyak goreng, cabut izin usahanya. Antrean kerumunan perlu kita hindari, apalagi Bandarlampung PPKM Level 3. Makanya kita akan minta izin pimpinan, turun sidak ke gudang-gudang dan pelaku usaha ritel, dan toko-toko, kalau terbukti juga akan kita rekomendasikan tindakan tegas,” kata Tigeri. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB