BERBAGI

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kesembuhan tiga pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tak lepas dari tatalaksana yang baik dalam merawat pasien serta pemberian suplemen, obat-obatan, dan asupan gizi yang seimbang, serta disiplin olahraga.

Tiga dari empat pasien positif Corona yang sembuh sejak Sabtu 16 Mei 2020 tersebut yakni, Sugiarto (65) dan Darsiyem (62) keduanya merupakan suami istri warga Tiyuh/Desa Mekar Asri Kecamatan Tulangbawang Tengah, dan Hamami (70) warga Brebes Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah. Sementara satu pasien inisial AH warga Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik hasil swab masih konfirmasi positif Covid-19.

“Yang paling utama kesembuhan mereka berkat pertolongan yang Maha Kuasa Allah SWT, ditambah ikhtiar para tenaga medis yang merawat mereka sesuai tatalaksana SOP yang baik, pemberian suplemen vitamin, obat-obatan, asupan gizi seimbang, dan rutin berolahraga setiap pagi,” kata Majril, S.Kep, Ns.MM, Kepala Dinas Kesehatan Tubaba saat dimintai kiat RSUD Tubaba merawat pasien positif Corona hingga sembuh.

Menurut Majril, obat-obatan yang diberikan kepada pasien Corona atau Covid-19 di RSUD Tubaba merupakan obat yang sudah berstandar nasional. Selain itu, makan minum selama dirawat dijamin oleh pemerintah daerah.

“Makan minum di rumah sakit kita jamin, kita hitung benar kebutuhan asupan gizi pasien. Karena virus ini bukan disembuhkan dengan obat tetapi dengan daya tahan tubuh. Nah, supaya daya tahan tubuhnya bagus diberi suplemen, vitamin, dan gizi seimbang, bahkan ada formula khusus dari bupati yang sedang diujicobakan,” tuturnya.

Pemberian formulasi khusus ini, kata dia, diberikan setiap 12 jam dengan dosis sebanyak dua cc (cubic centimeter) yang diteteskan di bawah lidah. Hasil ujicoba ini terkendala dengan hasil swab, karena seharusnya setelah 5 hari dikirim swab dan hari ketujuh sudah ada hasilnya, namun ini sampai dua minggu hasilnya baru keluar.

“Walau begitu¬†saya yakin ada kontribusinya dalam proses penyembuhan mereka,” tutupnya.

Bupati Tubaba, Umar Ahmad SP, mengaku menggunakan formulasi khusus tersebut untuk menjaga imunitas tubuhnya selama pandemi Covid-19 ini.

“Formulasi ini dibuat oleh sahabat saya warga kebangsaan Armenia yaitu Prof. Yoesef Babikian seorang ahli imunologi dunia, dan saat ini sedang bekerja di perusahaan peternakan terbesar di Indonesia sebagai tenaga ahli,” kata dia.

Umar menceritakan, ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pihaknya langsung teringat profesor dan langsung menanyakan, dan bergegas bergerak membuatnya.

“Awalnya dia membuat satu formula kepada saya untuk jaga-jaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Nah, waktu ada pasien yang terkonfirmasi positif di Tubaba, saya menghubungi beliau lagi dan langsung merubah dosis untuk diberikan ke pasien Corona itu,” papar bupati.

Umar mengaku sudah memberi saran, masukan kepada Pemprov Lampung tentang formulasi khusus tersebut untuk diberikan kepada seluruh pasien Corona di Lampung.

“Saya sudah memberikan masukan kepada pemprov, jika formulasi itu bermanfaat, dapat digunakan, akan kita hubungkan dengan Prof Yoesef,” tutupnya. (Arie/Len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here