FOKAL Desak Bawaslu Awasi Ketat PSU Pesawaran

Suryani

Selasa, 6 Mei 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Pemantau Pemilu Independen (PPI) Kabupaten Pesawaran, Roni, Foto: Soheh/NK.

Koordinator Pemantau Pemilu Independen (PPI) Kabupaten Pesawaran, Roni, Foto: Soheh/NK.

Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 24 Mei 2025 mendatang, Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Komunikasi Anak Lampung (FOKAL) meminta Bawaslu Pesawaran untuk lebih cermat dalam mengawasi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pesawaran (Netizenku.com): Koordinator Pemantau Pemilu Independen (PPI) Kabupaten Pesawaran, Roni mengungkapkan adanya indikasi potensi kecurangan dalam bentuk penyalahgunaan surat suara pada PSU nanti.

Ia menyebut meskipun Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tidak boleh ada perubahan pada DPT, dinamika pasca-Pemilu seperti pemilih yang meninggal dunia, masuk TNI/Polri, atau berpindah domisili bisa menimbulkan celah kecurangan.

Baca Juga  Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi penyalahgunaan surat suara sangat besar jika DPT tidak diawasi secara ketat. Maka kami minta Bawaslu, pengawas kecamatan, hingga PTPS benar-benar serius dalam mengawasi, termasuk distribusi logistik,” ujar Roni, Selasa (6/5/2025).

Selain itu, ia juga mengimbau agar KPU dan Bawaslu menerbitkan larangan dokumentasi berupa foto atau video di bilik suara untuk menjaga prinsip kerahasiaan dalam memilih.

Baca Juga  Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

“Larangan ini penting karena kami khawatir ada tekanan terhadap ASN atau masyarakat yang diminta menunjukkan bukti telah memilih calon tertentu. Biasanya ini terkait praktik politik uang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Roni menegaskan meskipun FOKAL belum mendapat legalitas resmi dari KPU sebagai pemantau dalam PSU, pihaknya tetap akan menjalankan fungsi pengawasan.

“Kami bertindak sebagai warga negara yang ingin PSU berjalan jujur dan adil, bebas dari kecurangan dan pelanggaran,” pungkasnya. (Soheh)

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Berita Terkait

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil
Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Imbau Warga Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Pangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:42 WIB

Distribusi dan Sertifikasi Jadi Tantangan Dapur MBG Lampung

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:25 WIB

Pemprov Lampung Tetapkan Dewan Pendidikan 2025–2030

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:13 WIB

Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah Ramadan di Pringsewu

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:01 WIB

Mirzani dan Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Lampung

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:34 WIB

Pemprov Lampung Salurkan Ratusan Paket Sembako di Bulan Ramadan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Senin, 9 Mar 2026 - 23:00 WIB