Flyover Retak, DPRD Bilang Teledor, PU Akui Kesalahan

Redaksi

Selasa, 20 Maret 2018 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hearing soal keretakan flyover Pramuka Indra-Bangswan di Ruang Rapat Komisi III DPRD Bandarlampung.

Hearing soal keretakan flyover Pramuka Indra-Bangswan di Ruang Rapat Komisi III DPRD Bandarlampung.

Bandarlampung (Netizenku): DPRD Kota Bandarlampung menilai bahwa pembangunan proyek jalan layang (flyover) yang berada di ruas Jalan Pramuka-Indra Bangsawan dikerjakan asalan dan penuh keteledoran.

Hadir dalam rapat dengar pendapat (hearing) yang digelar oleh Komisi III, Perwakilan PT Dewanto yang mengerjakan proyek flyover Pramuka-Indra Bangsawan, Rosidin mengaku bahwa keretakan yang terjadi pada bantalan beton (Rc Plate) flyover, tidak berpangaruh pada kekuatan konstruksi bangunan.

\”Rc Plate itu kan hanya untuk estetika saja, jadi keretakan yang ada tersebut tidak akan berpengaruh pada kekuatan bangunan,\” kata Rosidin saat hearing di Ruang Rapat Komisi III DPRD Bandarlampung, Selasa (20/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, perwakilan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Lampung, Sugito, menilai bahwa kontraktor lalai dalam melakukan pengerjaan. Kemudian, ia juga menyarankan pemerintah kota (pemkot) untuk mendatangkan tim ahli yang memang berkompeten dalam hal tersebut.

Baca Juga  Pemkot Balam Dahulakan Pasar Murah di Wilayah Pinggiran

\”Kami dari LPJK menilai bahwa kontraktor memang lalai, dan itu harus sportif diakui oleh kontraktor. Namun alangkah lebih baiknya pemkot menghadirkan orang yang memang ahli dalam bidang itu, agar penilaian tentang keadaan flyover tersebut bisa kita dapatkan dengan se-objektif mungkin,\” kata dia.

Hadir dalam undangan rapat, Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Bandarlampung, Syamsul Rahman mengakui ada kelalaian dalam pengerjaan, dan berjanji akan meningkatkan fungsi pengawasan.

\”Memang ada kelalaian dan keteledoran dalam pengerjaannya. Keretakan itu terjadi saat melakukan pengecoran dan diketahui oleh kontraktor. Tapi salahnya pihak kontraktor tidak langsung melakukan perbaikan pada keretakan tersebut,\” imbuhnya.

Baca Juga  Hafal Surat Ar-Rahman, Bisa Hapus Tato Gratis

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Bandarlampung, Wahyu Lesmono juga menilai bahwa kontraktor bekerja sembrono. \”Kita ini mengutamakan keselamatan masyarakat, kalau estetika ngapain kita kemarin anggarkan pembangunan itu. Kalau kerjaannya begini, kan jadi menimbun kesan yang tidak baik,\” tegasnya.

Kemudian, anggota Komisi III DPRD Bandarlampung, Ahmad Riza menambahkan, bahwa kontrol dan pengawasan tidak berjalan dengan secara maksimal. \”Kami melihat pengerjaan ini terkesan asal-asalan. Kalau boleh membandingkan dengan flyover yang lain, flyover ini lah yang sangat buruk,\” jelas Riza.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Bandarlampung, Wiyadi yang mengaku sering mendapatkan keluhan dari masyarakat, menyatakan sangat kecewa atas masalah yang sempat viral di media massa ini.

Baca Juga  35 Pelamar Ikuti Tes Wawancara Sakti Peksos Provinsi

\”Saya sering mendapatkan aduan dari masyarakat atas kondisi flyover itu. Kalau begini kan bikin kecewa. DPRD dalam hal ini sudah pasang badan, tapi mengapa malah kesannya tidak baik. Pemerintah Kota Bandarlampung ini tidak punya uang, tapi untuk mengentaskan masalah kemacetan yang diinginkan masyarakat, makanya kami memperjuangkan hal ini. Tapi kalau begini kan, kami yang sering kena tembak, apalagi ngebangunnya itu memakai uang pinjaman,\” ujar Wiyadi.

Atas masalah itu, dirinya meminta agar Komisi III melakukan pengawasan sampai permasalahan tersebut benar-benar tuntas. \”Saya minta kepada Komisi III DPRD Bandarlampung untuk mengawasi hal ini sampai clear, apalagi beban ini cukup berat bagi DPRD, lantaran pembangunan itu memakai uang pinjaman,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

KPU Lampung Angkat Bicara Soal Polemik Maskot Kera Berkain Tapis
Kemen PPPA, Aisyiyah dan YAICI Cegah Konsumsi Kental Manis Hindari Stunting
Bandarlampung Ajukan Kenaikan Tukin ASN
Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi Maju Pilwakot
Lecehkan Adat Lampung, Ketua KPU Balam Ditarget Bui
Smart Home Powered by PLN Siap Sambut Pengunjung PRL
Kolaborasi Kejar Mimpi Goes to Pulau Pasaran-Busa Pustaka Berjalan Sukses
46 Kasus di Balam, Dinkes Minta Masyarakat Kenali Gejala Flu Singapura

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:34 WIB

Opening PRL Diwarnai Gangguan Pembelian Tiket Online, Pengunjung Kecewa

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WIB

Kemen PPPA, Aisyiyah dan YAICI Cegah Konsumsi Kental Manis Hindari Stunting

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:33 WIB

Bandarlampung Ajukan Kenaikan Tukin ASN

Selasa, 21 Mei 2024 - 21:20 WIB

Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi Maju Pilwakot

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:42 WIB

Lecehkan Adat Lampung, Ketua KPU Balam Ditarget Bui

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:39 WIB

Smart Home Powered by PLN Siap Sambut Pengunjung PRL

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:32 WIB

GLS Lampung Gencar Tingkatkan Literasi

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:55 WIB

Pemprov Lampung Cabut Aturan Panen Tebu Bakar

Berita Terbaru

Pesawaran

33 Personel Polres Pesawaran Amankan Waisak di 10 Vihara

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:18 WIB

Pesawaran

Satres Narkoba Polres Pesawaran Tangkap Dua Pengedar Sabu

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:01 WIB

Tanggamus

PAD Tanggamus Sektor PBB Tahun 2023 Tidak Capai Target

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:46 WIB