oleh

Fauzi Inginkan Pringsewu Jadi Kabupaten Budaya

Pringsewu (Netizenku.com): Wakil Bupati, Fauzi menginginkan Pringsewu menjadi kabupaten budaya. Beragam budaya yang ada di Bumi Jejama Secancanan, terutama budaya asli Lampung harus dipertahankan dan dilestarikan bersama.

Keinginan tersebut disampaikan Fauzi saat mengunjungi Lamban Balak Kesaibatinan Way Semah Perwira Marga di Jl Jenderal Sudirman No 16, kelurahan Pringsewu Selatan, kecamatan Pringsewu, kabupaten Pringsewu, Rabu (20/11).

Menurut Fauzi, Pringsewu memiliki potensi budaya yang dapat dikembangkan, bahkan layak untuk dijual kepada wisatawan. \”Salah satunya adalah Lamban Balak ini. Ini merupakan aset kita yang harus kita rawat dan kita jaga,\” katanya.

Dikatakan Fauzi yang didampingi Kadis Koperindag Pringsewu, Masykur dan Sekdispora dan Pariwisata, Suchairi Sibarani, keberadaan Lamban Balak ini ibarat sebuah mutiara yang terpendam, karena selama ini banyak yang tidak mengetahui keberadaan rumah adat Lampung Pesisir Kesaibatinan Way Semah Perwira Marga tersebut. Padahal jika dibenahi dan ditata lebih lanjut, tentunya dapat mendatangkan wisatawan untuk berkunjung ke Lamban Balak tersebut.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu-STPN Yogyakarta Bahas Tindak Lanjut Kerjasama

\”Sebagai obyek wisata budaya tentunya memiliki prospek yang sangat bagus. Misalnya, tamu dari luar daerah yang ingin mengetahui sekaligus ingin mengabadikan lewat foto dengan menggunakan pakaian adat tradisional Lampung bisa datang kemari, dengan berbagai spot-spot yang menarik. Termasuk yang ingin merasakan sensasi menginap di Lamban Balak ini, apalagi Lamban Balak ini ternyata juga difungsikan sebagai penginapan atau homestay,\” ujarnya.

Baca Juga  Kirab Satu Negeri, Bupati Pringsewu Pimpin Mars Ya Lal Wathon

Ia juga berencana untuk menjadikan Lamban Balak ini sebagai salah satu titik kunjungan pada saat perhelatan MTQ Provinsi Lampung 2020 nanti yang akan berlangsung di Pringsewu.

Sementara itu, pengelola Lamban Balak Kesaibatinan Way Semah Perwira Marga, yang juga salah satu ahli waris Keluarga Habudin Nurpin, Shri Abida, mengatakan pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemkab Pringsewu yang akan membantu mempromosikan keberadaan Lamban Balak tersebut.

Dikatakan Abida, keberadaan Lamban Balak yang juga difungsikan sebagai homestay ini sebetulnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Baca Juga  Kapolsek Pringsewu Kota Bagikan 300 Masker Untuk Masyarakat

Selama ini, kata dia, sudah banyak tamu-tamu, terutama dari luar Lampung yang menginap di Lamban Balak tersebut. Namun, ia ingin ada kontinuitas, terlebih lokasinya yang juga sebagai tempat tinggalnya tersebut sangat strategis berada di pinggir jalan nasional dan sangat dekat dengan destinasi wisata maupun pusat oleh-oleh.

\”Kami tentu sangat senang jika pemkab Pringsewu dapat membantu, serta mencarikan mitra untuk bekerjasama, misalnya dengan produsen maupun penjual souvernir dan lainnya¬† untuk dapat membuka outlet di Lamban Balak ini,\” ujarnya. (Darma)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *