Fauzi Hasan Ajak Masyarakat Sukseskan Stop BABS

Redaksi

Kamis, 12 Desember 2019 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Fauzi Hasan, SE MM mengimbau seluruh masyarakat untuk menyukseskan program Stop Buang Air Besar Sembarangan guna mewujudkan kabupaten yang sehat.

\”Pembangunan di bidang kesehatan tidak dapat dilakukan sendiri oleh aparat pemerintah di sektor kesehatan, akan tetapi harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan lintas sektor dan yang lebih utama adalah peran serta seluruh masyarakat,\” ujar Fauzi.

Hal itu diungkapkan saat kegiatan deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) di Aula utama Kantor Bupati Tubaba, di Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (12/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang turut dihadiri tim verifikasi Provinsi Lampung, Kapolres Tubaba, Damdim, Staf Ahli Bupati, Asisten, Sekretaris Dinkes, para camat, pejabat eselon, kepala puskes, seluruh kepala tiyuh, dan undangan lainnya tersebut, wakil bupati berharap program ini dapat dijadikan salah satu penekanan dalam penyelenggaraan pembangunan tiyuh.

Baca Juga  Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

\”Buat program pembangunan tiyuh yang berwawasan kesehatan, dan salah satu wujud nyatanya berupa program Tiyuh Stop Buang Air Besar Sembarangan,\” kata Fauzi.

Wakil bupati menjelaskan, hingga tahun ini Pemkab Tubaba telah mampu mendeklarasikan sebanyak 68 tiyuh sejak tahun lalu dengan rincian sebanyak 23 tiyuh di tahun 2017/2018 dan 45 tiyuh pada tahun 2019 ini. Sehingga Pemkab pada tahun 2020 mendatang akan mendeklarasikan sebanyak 35 tiyuh agar 103 tiyuh di Tubaba terbebas dari perilaku masyarakat yang buang air sembarangan dengan target ODF 100 persen.

\”ODF ini merupakan salah satu pilar dari lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang kegiatannya terus diupayakan oleh Pemkab Tubaba dalam rangka merubah perilaku buang air besar sembarangan menuju perilaku hidup bersih dan sehat,\” paparnya.

Baca Juga  Ekspor Perdana Tapioka Lampung ke China Capai 3.330 Ton

Fauzi Hasan menambahkan, ODF adalah kondisi ketika setiap individu (orang) dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Sebab, pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan seperti diare, muntaber, dan penyakit lainnya.

\”Sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas. Keadaan ini kemudian lebih dikenal dengan istilah Open Defecation Free (ODF),\”jelas pria ramah ini.

Menurutnya kegiatan ini dapat berjalan dengan pendekatan melalui program STBM yang dilakukan hingga ke tingkat rumah tangga secara kolektif. Untuk menjalankan itu semua harus digerakkan dan disinergikan melalui 3 komponen pendekatan yaitu menciptakan Kebutuhan (Demand Creation), Ketersediaan Pasokan (Supply Improvement), Lingkungan yang Mendukung (Enabling Environment).

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

\”Tim verifikator memberikan memberikan bantuan alat cetak closet. Nah, alat ini kita pinjamkan ke tiyuh-tiyuh melalui petugas sanitarian di puskes setempat. Dan hasil pembuatannya, dibagikan ke masyarakat tiyuh setempat yang tidak memiliki jamban. Kita targerkan 2020 Tubaba 100 persen sudah terbebas dari perilaku masyarakat yang buang air sembarangan,\” pungkas wakil bupati yang diamini Majril selaku Sekretaris Dinas Kesehatan.

Pemkab Tubaba berharap momentum ini diharapkan bisa menjadi pemicu bagi tiyuh lainnya di bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini untuk bisa segera mewujudkan gerakan program Stop Buang Air Besar Sembarangan secara keseluruhan. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB