Eva Soroti Bangunan yang Kepung Sungai

Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menilai maraknya bangunan yang berdiri di atas aliran sungai menjadi salah satu penyebab banjir di Kota Tapis Berseri. Kondisi itu membuat kapasitas sungai terus menyusut saat hujan deras mengguyur.

(Netizenku.com): Pernyataan itu disampaikan Eva saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Selasa, 28 April 2026.

Menurut Eva, banyak bangunan, mulai dari rumah warga hingga fasilitas umum, berdiri terlalu dekat bahkan menutupi badan sungai.

Baca Juga  292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dibuka semua, memang kondisi Bandar Lampung seperti ini. Banyak bangunan yang menutup sungai,” kata Eva.

Ia menjelaskan, aturan sebenarnya mengharuskan sempadan sungai sejauh tiga meter bebas dari bangunan. Namun, penertiban tidak bisa dilakukan begitu saja karena menyangkut permukiman warga.

“Sebenarnya tidak boleh ada bangunan dalam jarak tiga meter dari sungai. Tapi kami juga mempertimbangkan sisi kemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga  Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Eva menambahkan, persoalan banjir semakin rumit karena Bandar Lampung memiliki sekitar 33 sungai besar. Hampir seluruhnya menghadapi persoalan penyempitan akibat bangunan di sepanjang bantaran.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Kawari, mengatakan penyebab banjir tidak hanya dipicu curah hujan tinggi. Menurutnya, kerusakan infrastruktur sungai, sedimentasi, tanggul yang jebol, hingga penyempitan alur air ikut memperparah kondisi.

“Masalahnya bukan hanya hujan, tapi juga kondisi sungai, termasuk di jembatan dan gorong-gorong,” ujar Elroy.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Ia menegaskan penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan daerah aliran sungai (DAS), mulai dari hulu hingga hilir. Langkah itu dinilai lebih efektif dibanding hanya mengeruk sungai di titik tertentu.

Menutup diskusi, Eva mengajak kalangan akademisi dan para ahli ikut merumuskan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di Bandar Lampung.

“Saya minta bantuan para pakar, mari kita diskusi dan cari solusi terbaik. Kami akan terus berbenah untuk Bandar Lampung,” tandasnya.(*)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB