Eva Dwiana: pusat dan daerah satu komando larang mudik

Redaksi

Senin, 3 Mei 2021 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama personel Satgas Penanganan Covid-19 Posko Sukarame memaksa bus Medan Jaya yang melintasi Kota Bandarlampung untuk putar balik ke arah Tol Trans Sumatera, Rabu (28/4). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama personel Satgas Penanganan Covid-19 Posko Sukarame memaksa bus Medan Jaya yang melintasi Kota Bandarlampung untuk putar balik ke arah Tol Trans Sumatera, Rabu (28/4). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, menghadiri rapat virtual terkait disiplin penegakan protokol kesehatan (Prokes) dan penanganan Covid-19 di daerah oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Ruang Rapat Wali Kota,  Senin (3/5).

Dalam rapat virtual, Tito Karnavian dengan tegas menyebut perlu keserempakan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah soal kebijakan pelarangan mudik.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi mobilitas masyarakat yang berpotensi pada penularan virus corona.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai rapat bersama Mendagri, Eva Dwiana selaku Wali Kota Bandarlampung mengatakan mudik Idulfitri 1442 H dikhawatirkan memunculkan klaster baru.

\”Pemerintah pusat menekankan bahwa kita sebagai Pemerintah Daerah harus memberikan ketegasan, yang sudah diinformasikan dari pusat ke daerah harus satu kata,\” ujar Eva Dwiana.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Dan untuk aktifitas masyarakat yang ramai di pusat perbelanjaan menjelang Idulfitri, Wali Kota meminta masyarakat Kota Bandarlampung untuk patuh pada Protokol Kesehatan.

\”Masyarakat kita persilahkan belanja tapi tetap memakai protokol kesehatan. Kita tidak perlu ada pembatasan yang perlu protokol kesehatan, kita tidak mau ada klaster mal, klaster pasar, klaster Idulfitri,\” kata dia. (Josua)

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:38 WIB

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WIB

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB

Jejak Dadan Cs di MBG Lampung.(Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:17 WIB