Energi dan Investasi, Pengusaha Butuh Kepastian Ketersediaan Listrik

Leni Marlina

Kamis, 5 Desember 2024 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Atas) Manager Umum Chandra Group Deni Wahyudi, (bawah) perwakilan HIPPI Lampung, Dwi Agus Irianto, dalam Diskusi Publik Energi dan Investasi Seimbangkah? Yang digelar PWI Lampung, di Hotel Horison Bandarlampung, Kamis (5/12/2024). (Netizenku)

(Atas) Manager Umum Chandra Group Deni Wahyudi, (bawah) perwakilan HIPPI Lampung, Dwi Agus Irianto, dalam Diskusi Publik Energi dan Investasi Seimbangkah? Yang digelar PWI Lampung, di Hotel Horison Bandarlampung, Kamis (5/12/2024). (Netizenku)

Bandarlampung (Netizenku.com): Para pengusaha di Provinsi Lampung menuntut kepastian ketersediaan pasokan listrik. Hal ini penting untuk mengembangkan usahanya, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jangan sampai kasus “Black Out” beberapa bulan lalu kembali terjadi dan menyebabkan kerugian bagi pelaku usaha di Lampung.

Demikian disampaikan perwakilan para pelaku usaha di Lampung dalam diskusi publik dengan tema “Energi dan Investasi Seimbangkah?” yang digelar PWI Lampung di Hotel Horison Bandarlampung, Kamis (5/12/2024).

Manager Umum Chandra Group Deni Wahyudi mengaku, kasus “black out” beberapa bulan lalu cukup merugikan bagi Chandra terutama untuk toko-toko kecil. Meskipun, pihaknya memiliki sejumlah genset, namun itu jadi menambah biaya operasional.

Baca Juga  Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau Kita bicara energi kita tergantung PLN. Dan kasus black out kemarin memang kita dirugikan, apalagi toko-toko kecil. Memang kita ada genset, tapi itu tidak bisa beroperasional satu hari penuh. Makanya kemarin banyak toko kita, ada lima cabang kami yang tidak beroperasi gara-gara black out kemarin,” kata dia.

Belajar dari kasus tersebut, untuk itu dirinya sangat mengharapkan sekali kebutuhan listrik di Provinsi Lampung ini benar-benar terpenuhi.

“Kalau byar pet dua atau tiga jam masih bisa kita tanggulangi,” kata dia.

Meskipun, kata dia, pihaknya perlu kembali mengeluarkan biaya operasional lainnya seperti cost untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) solar untuk menghidupkan genset.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

“Makanya untuk menekan biaya ini kami sangat mengharapkan tegangan serta ketersediaan listrik di Lampung ini, baik dan mencukupi kebutuhan,” katanya.

Senada juga disampaikan, perwakilan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung, Dwi Agus Irianto. Menurut Dwiz para pelaku usaha, khususnya pelaku usaha mikro di Lampung saat ini memang membutuhkan kepastian terkait keterseduain pasokan listrik di Lampung.

“Jangan sampai kejadian black out seperti kemarin yang sampai dua hari itu kembali terjadi. Dan ini mesti menjadi perhatian dan pertimbangan lagi bagi PLN,. Kami butuh kepastian itu,” kata dia.

Diakuinya, memang UMKM di Lampung tidak banyak untuk kebutuhan listriknya. “Namun, UMKM di Lampung ini sangat banyak sehingga pasokan listrik juga harus banyak,” kata dia.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

Untuk itu, dirinya mendorong pemerintah daerah untuk bisa menarik investor dari luar untuk mengembangkan energi terbarukan di Lampung. Karena, harapannya dengan adanya energi yang terbarukan di Lampung dapat mengurangi kebutuhan yang mesti dipasok oleh pembangkit besar.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengapresiasi Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) yang memiliki terobosan dimana mahasiswa dikenalkan dengan energi baru dan terbarukan.

“Ini perlu kita apresiasi dan harapan kami, kami butuh kepastian soal listrik. Jangan sampai kamu udah semangat berusaha, tapi ketersediaan energi listrik kita tidak jelas,” tukasnya. (Leni)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Jihan Nurlela Sampaikan Raperda APBD Lampung 2027, Belanja Prioritas Jadi Perhatian

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:13 WIB