Ekonomi Lampung Triwulan III Diproyeksi Tumbuh 5 Persen, Singkong Jadi Penentu

Ilwadi Perkasa

Kamis, 2 Oktober 2025 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi Lampung diperkirakan masih menjaga laju pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen pada Triwulan III 2025. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), Lampung sebelumnya membukukan pertumbuhan 5,47 persen (yoy) pada Triwulan I dan 5,09 persen (yoy) pada Triwulan II. Arah ini memberi sinyal bahwa ekonomi daerah masih berada pada jalur positif di tengah ketidakpastian global.

Namun, capaian tersebut tidak datang tanpa risiko. Data terbaru BPS menunjukkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) September 2025 naik menjadi 127,62, tetapi subsektor tanaman pangan justru tertekan dengan penurunan 1,52 persen. Penyebab utamanya adalah anjloknya harga singkong di tengah panen raya, sementara subsektor hortikultura dan perkebunan rakyat justru menikmati lonjakan harga cabai dan kopi.

Baca Juga  TPID Lampung Selatan Perkuat Pengendalian Harga Pangan

Artinya, meski angka pertumbuhan Lampung secara agregat masih terjaga, fondasi di sektor pertanian khususnya singkong yang menjadi ikon Lampung sedang rapuh. Singkong yang melimpah produksi justru menggerus kesejahteraan petani akibat lemahnya serapan industri dan rendahnya harga jual.

Di luar sektor pertanian, kinerja Lampung masih ditopang oleh industri pengolahan dan perdagangan luar negeri. Surplus ekspor yang terjaga pada Agustus memberi dorongan bagi subsektor perkebunan dan manufaktur. Harga kopi yang membaik serta permintaan minyak sawit yang relatif stabil menjadi pendorong utama. Jika tren ini berlanjut hingga September, industri dan ekspor dapat menahan tekanan dari sektor pangan.

Baca Juga  Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, ada tanda-tanda pelemahan konsumsi rumah tangga. BPS mencatat Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Lampung turun -0,21 persen pada September, berlawanan dengan tren nasional yang masih naik tipis. Di sisi lain, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel juga turun pada Agustus, menunjukkan lesunya sektor pariwisata dan jasa akomodasi. Jika tren ini berlanjut, daya dorong konsumsi domestik pada Triwulan III bisa lebih lemah dari perkiraan.

Melihat dinamika tersebut, maka ada tiga kemungkinan skenario pertumbuhan ekonomi Lampung pada Triwulan III 2025. Pertama, skenario baseline di kisaran 5,0 persen (yoy), dengan asumsi industri pengolahan dan ekspor kopi dan sawit mampu menahan tekanan turunnya subsektor pangan.

Baca Juga  TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Kedua, skenario optimistis di kisaran 5,4–5,8 persen (yoy), bila harga komoditas ekspor tetap menguat dan industri mampu menyerap kelebihan produksi singkong, sehingga pendapatan petani ikut terjaga.

Ketiga, skenario downside sekitar 4,2–4,6 persen (yoy), jika harga singkong makin jatuh, konsumsi rumah tangga terus melemah, dan sektor pariwisata tidak pulih.

Kunci keberlanjutan pertumbuhan Lampung ada pada bagaimana pemerintah daerah merespons krisis harga singkong. Tanpa kebijakan penyangga seperti resi gudang, kontrak pembelian industri, dan hilirisasi produk turunan, Lampung bisa terjebak paradoks: tumbuh di atas kertas, tetapi kesejahteraan petaninya kian rapuh.

Berita Terkait

Pemkab Lampung Selatan Gelar Salat Gaib untuk Korban Tabrakan Kereta Bekasi
413 Jemaah Haji Lampung Selatan Siap Berangkat 5 Mei 2026
TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi
Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program
Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan
Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT
13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel
Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gelar Salat Gaib untuk Korban Tabrakan Kereta Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Berita Terbaru

Pringsewu

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:45 WIB