Ekonomi Lampung Berpacu di Sisa Waktu

Ilwadi Perkasa

Selasa, 19 November 2024 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonomi Lampung
Berpacu di Sisa Waktu

Ekonomi Lampung Berpacu di Sisa Waktu

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung masih harus menghadapi sejumlah tantangan untuk menggerakan ekonomi regional supaya tetap tumbuh terjaga pada Triwulan IV 2024. Tantangan itu terbilang berat, sebab Pemprov tak punya waktu banyak, karena waktu tersisa hanya satu setengah bulan saja.

Tantangan itu terungkap dalam pertemuan Pj Gubernur Lampung Samsudin dengan seluruh OPD lingkup Pemprov Lampung di Mahan Agung,, Senin (30/09/2024).

Dari pertemuan itu media ini mencatat, ada dua hal fundamental ekonomi yang masih harus ‘dikejar’ oleh Samsudin dan kawan-kawan, yakni soal penyerapan anggaran dan realisasi pendapatan yang masih perlu dimaksimalkan.

Baca Juga  Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerapan anggaran Pemprov Lampung masih separo jalan, atau baru 50 persen lebih sedikit dari total belanja Rp8,33 triliun. Itu data September 2024 lalu. Data terkini, media ini belum memperolehnya.

Meski masih rendah, tentu optimisme harus tetap ada. Optimisme itu didasari peningkatan penyerapan anggaran yang mulai tumbuh pada akhir Juni yang saat itu baru terbelanjakan sebesar 33,19 persen.

Jika pada September 2024 baru mencapai 58 persen, maka optimisme haruslah digantungkan tinggi-tinggi, hingga bisa membalikan angka 58 menjadi 85 persen.

Itulah optimisme Pj Gubernur Samsudin. Ia ingin penyerapan anggaran bisa mencapai 80 persen pada November 2024.

Baca Juga  Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel

“Kita targetkan serapan anggaran pada November tercapai 80 persen. Kita pacu, pacu, dan pacu” tegasnya.

Lalu bagaimana dengan sisi pendapatan daerah?

Media ini baru bisa menginformasikan sebatas bulan September, dimana realisasi pendapatan daerah sampai bulan itu sudah mencapai Rp4,63 triliun, atau 55,46 persen dari target pendapatan.

Terkait angka itu, Samsudin meminta OPD cepat-cepat memaksimalkan potensi pendapatannya. Samsudin ingin realisasi pendapatan dan serapannya mulus menuju target sesuai dengan yang telah disepakati bersama DPRD.

“Jika kita bisa memacu ini dengan baik, saya yakin target pendapatan bisa tercapai,” kata Samsudin.

Baca Juga  Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Ia meyakini peningkatan pendapatan daerah bisa ‘diledakkan’ dari pelepasan aset Pemprov di Kelurahan Way Dadi, Bandar Lampung.

“Itu, selama ini belum dimanfaatkan dengan maksimal,” tegasnya.

Maka, ia pun mengungkapkan, bahwa pelepasan aset Waydadi akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal pada lahan-lahan di pinggir Jalan Ryacudu, lalu geser ke bagian belakang.

Tapi ingat, waktu tahun berjalan tersisa 1,5 bulan. Setelah itu, kita harus bersiap menyongsong tahun 2025 yang juga penuh tantangan.

Maka, ayo pacu, pacu dan pacu! (*)

 

 

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB