Liwa (Netizenku.com): Beberapa tahun terakhir, lamban baca tumbuh subur di Lampung Barat, yang sebagian besar didirikan secara swadaya oleh pengelola. Selain sebagai sarana masyarakat menambah ilmu pengetahuan, keberadaan lamban baca dalam rangka mendukung Lampung Barat sebagai kabupaten literasi.
Sebagai bentuk dukungan Pemkab Lampung Barat, melalui Gerakan Literasi Daerah (GLD), juga dalam rangka menyambut hari dongeng sedunia, kepada pengelola lamban baca GLD mengadakan lomba menulis antar lamban baca.
\”Alhamdulillah saat ini sudah ada ratusan lamban baca di Lampung, dan sebagai ucapan terima kasih GLD bagi pengelola dalam mengembangkannya, sekaligus peringatan hari dongeng sedunia, kami mengadakan lomba menulis antar lamban baca,\” kata Duta Suhanda, penanggung jawab kegiatan tersebut, Selasa (4/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan Duta, jadual lomba tersebut, yakni dari 9 Pebruari-19 Maret, dengan pembagian waktu, 9-29 Pebruari pengumpulan naskah tulisan, 1-7 Maret jadual penjurian dan 19 Maret pengumuman pemenang.
\”Terkait lomba tersebut kami sudah melakukan sosialisasi, dan diharapkan oleh ketua GLD Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, seluruh lamban baca untuk mengikuti sesuai dengan jadual, dan lima terbaik akan mendapatkan hadiah total Rp5 juta,\” kata Duta.
Kategori tulisan yang diperlombakan kata Duta, yakni tentang perjalanan atau perjuangan pengelola lamban baca, artinya tulisan tersebut betul-betul karya sendiri yang bercerita tentang keberadaan lamban baca.
\”Jadi tulisan terntang perjalanan atau perjuangan dalam mendirikan lamban baca, dan yang menjadi syarat mutlak adalah karya tersebut tulisan sendiri,\” jelas Duta, seraya mengatakan 30 karya terbaik akan disatukan dalam sebuah buku antologi karya bersama dengan judul “Antara Aku, Buku dan Lamban Baca”. (Iwan)








