DLH Uji Sample Air Danau Ranau

Redaksi

Selasa, 6 Februari 2018 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Liwa (Netizenku) – Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) bersama  Dinas Kesehatan (Dinkes), turun ke Kecamatan Lumbokseminung untuk melakukan pengambilan sample air danau yang kini tercemar belerang dan menyebabkan puluhan ton ikan mati. ”Sample air ini akan kami kirimkan ke provinsi, untuk dilakukan uji laboratorium  guna memastikan kandungan  dari air danau yang kini tercemar dan berwarna coklat kehitam-hitaman hingga membuat banyak ikan mati tersebut,” ungkap Kepala  DLH Lambar, Syaekhudin.

Baca Juga  Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Dijelaskan Syaekhudin, pencemaran lingkungan akibat meningkatnya kadar belerang di danau tersebut merupakan penomena yang sudah sering terjadi, dan terakhir penomena seperti itu terjadi sekitar tahun 2011 lalu, dimana  kadar oksigen mengalami penurunan dan air berubah menjadi warna coklat kehitam-hitaman.

”Untuk tahun ini penomena tersebut puncaknya terjadi mulai tanggal 2 Februari lalu, dan Senin kemarin (5/2) agak menurun, di beberap titik air sudah terlihat jernih kembali, tetapi hari ini (kemarin”Red) kembali lagi berubah warna dan dampaknya ikan kembali mati,”  kata dia.

Baca Juga  Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu sebelumnya, Dinkes Lambar mengimbau kepada masyarakat sekitar Danau Ranau Kecamatan Lumbokseminung untuk tidak mengkonsumsi ikan yang mati secara massal akibat  keracunan belerang Gunung Seminung tersebut.

Karena belum diketahui pasti dampak dan kandungan dari belerang yang mencemari sebagai wilayah danau ranau yang menyebabkan ribuan ikan mati, sehingga dikhawatirkan ikan yang mati secera mendadak memiliki kandungan  yang  tidak baik untuk kesehatan. (IWAN)

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB