Disnakeswan Lampung Distribusikan 79.480 Vaksin LSD

Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Lampung telah mengambil langkah tegas dalam mengatasi penyebaran penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan ternak. Sebanyak 79.480 dosis vaksin LSD telah berhasil didistribusikan kepada kabupaten dan kota yang berada di wilayah Lampung.

“Penyebaran LSD telah terdeteksi di 11 kabupaten dan kota di Lampung, dan kami telah berkoordinasi agar setiap daerah dapat terus memantau kasus dan melaporkannya ke iSIKHNAS, sistem informasi kesehatan hewan Indonesia, jika ditemukan kasus baru,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, dalam pernyataannya di Bandarlampung, Jum’at, (11/7).

Baca Juga  Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Proses distribusi vaksin LSD dimulai pada 12 Juni 2023 dan data terbaru hingga Selasa (4/7) mencatat telah berhasil didistribusikan 79.480 dosis vaksin tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada 79.480 dosis yang terdistribusi, sedangkan sisanya sekitar 31.720 dosis masih disimpan dalam ruang pendingin Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menerima bantuan vaksin dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dengan total 111.200 dosis vaksin LSD.

“Pada tanggal 9 Juni, kami menerima total 111.200 dosis vaksin dalam empat tahap, yakni tahap pertama 200 dosis, tahap kedua 1.000 dosis, tahap ketiga 10.000 dosis, dan tahap keempat 100.000 dosis,” lanjutnya.

Baca Juga  Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Meskipun telah terdistribusi sejumlah besar dosis vaksin, Lili Mawarti menjelaskan bahwa beberapa daerah masih menghadapi kendala dalam penyimpanan vaksin karena kapasitas dan fasilitas ruang pendingin yang belum memadai.

“Contohnya, Kabupaten Lampung Selatan mendapatkan alokasi 25 ribu dosis vaksin LSD, namun baru 8 ribu dosis yang diambil karena kurangnya tempat penyimpanan. Dosis vaksin sisanya tetap dititipkan di dinas,” tambahnya.

Lili Mawarti menekankan bahwa seluruh dosis vaksin yang didistribusikan disediakan secara gratis untuk para peternak. Ia menegaskan bahwa informasi tentang vaksin LSD yang sebelumnya berbayar tidak benar. “Vaksin LSD disediakan secara gratis oleh pemerintah, dan jika ada anjuran untuk pembelian mandiri, itu merupakan inisiatif peternak yang memiliki kemampuan untuk membeli,” tegasnya.

Baca Juga  Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Untuk memastikan penanganan LSD tetap terkendali, Lili Mawarti mendorong para peternak untuk segera melaporkan kasus dan mempercepat pelaksanaan vaksinasi di kabupaten dan kota, dengan tujuan menjaga kondisi penyebaran LSD agar tidak semakin meluas di wilayah Lampung. (Luki) 

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB