Diskeswan Klaim Pasokan Daging Ayam Boiler Aman Pada Ramadhan 2024

Luki Pratama

Rabu, 13 Maret 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, ketika diwawancarai di kantornya. Foto: Arsip Luki.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, ketika diwawancarai di kantornya. Foto: Arsip Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam menghadapi bulan Suci Ramadhan tahun 1445 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diskeswan) Provinsi Lampung merilis proyeksi kebutuhan daging ayam broiler di wilayah tersebut.

Menurut perhitungan, diperkirakan kebutuhan mencapai 5.988.685 ekor atau setara dengan 7.186 ton, sementara kebutuhan daging sapi mencapai 12.575 ekor atau 2.281 ton.

“Kebutuhan daging ayam memang lebih besar dari daging sapi,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, Selasa (12/3).

Baca Juga  Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, ketersediaan daging ayam broiler di Provinsi Lampung dipastikan relatif aman dengan jumlah sekitar 8.175.521 ekor atau 9.811 ton. Namun, perhatian tetap diberikan terhadap harga daging ayam broiler yang mengalami kenaikan pada bulan Februari 2024, mencapai Rp 22 ribu per kilogram, seiring dengan kenaikan harga bahan pakan seperti jagung.

Baca Juga  Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Sementara itu, harga telur juga mengalami peningkatan signifikan dari Rp 24.695 per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram pada awal Maret 2024. Faktor cuaca dan kenaikan harga pakan menjadi penyebab utama menurunnya produksi telur di kandang.

Untuk itu ia akan berkoordinasi dengan perusahaan pakan dan pemerintah pusat untuk mencari alternatif subsidi pakan jagung bagi peternak ayam broiler, sebagaimana yang telah dilakukan untuk peternak ayam petelur. Langkah tersebut diharapkan dapat mengamankan pasokan daging ayam dan telur selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H.

Baca Juga  DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif

“Kita akan kan berkoordinasi dengan perusahaan pakan dan pemerintah pusat tentang alternatif subsidi pakan jagung untuk peternak ayam broiler seperti yang telah berjalan untuk peternak ayam petelur,” tutupnya. (Luki) 

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB