Diprioritaskan Arinal, Ini Transformasi Smart School

Luki Pratama

Selasa, 16 Januari 2024 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengusung 33 janji kerja untuk program prioritas. Dalam 33 janji kerja tersebut salah satunya menyasar dunia pendidikan bertajuk program smart school Lampung berjaya.

Lantas, bagaimana realisasinya?

Kepala Sub Bagian (Kasubag) TU Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Teknologi, Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP), Ryan Yanuari, menerangkan program smart school Lampung berjaya menduduki nomer 15 pada janji kerja Arinal-Nunik untuk program prioritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nampaknya Arinal dan stacholdernya peka membaca pentingnya melakukan digitalisasi pendidikan di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai, sehingga ia memprioritaskan program tersebut demi tercapai Lampung Berjaya melalui sektor pendidikan

“Awalnya program smart school Lampung berjaya berfokus untuk melakukan proses mengajar tanpa tatap muka. Itu dulu berbasis aplikasi maupun website,” terangnya kepada Wartawan Netizenku.com kemarin, Senin (15/1).

Baca Juga  RSUD Abdul Moeloek dan KAI Perluas Layanan Kesehatan Lewat Rail Clinic

Namun, lanjut dia, saat dilanda pandemi Kemendikbudristek RI mengambil langkah tranformasi digitalisasi pendidikan bertajuk “belajar dari rumah” dan segala macam ornamen kegiatan belajar mengajar yang dipaksa harus dilalui lewat teknologi.

Musabab tersebut membuat program smart school Lampung berjaya bertransformasi menjadi new smart school yang di desaign sebagai sinergi atas 5 komponen yakni, smart student, smart teacher, smart curiculum, smart facility, dan smart environment.

“Semuanya sekarang sudah ada di program kementrian, fokus Kita saat ini di kurikulum double track dan komponen lainnya,” lanjutnya.

Pada kurikulum double track pelajar tak hanya fokus menggeluti kegiatan belajar yang umum, akan tetapi pelajar juga dibekali keterampilan kewirausahaan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Sosialisasikan E-Reviu untuk Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Daerah

Semua itu saling berkaitan dengan desaign 5 komponen pada program new smart school Lampung berjaya.

Untuk di komponen smart teacher, guru di Lampung wajib memberikan pembelajaran yang kreatif seperti pembuatan konten belajar mengajar yang lebih mudah dipahami pelajar.

Sedangkan, pada komponen smart facility berfokus pada penunjang fasilitas pendukung ikhwal sarana IT maupun perangkat kerja untuk wirausaha.

Kemudian ia juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung untuk membangun go green school di Provinsi Lampung.

“Jadi Kita fasilitasi printer 3d kemudian Kita ajarkan mereka mendesaign benda yang memiliki nilai jual yang hasilnya diperjual belikan ke koperasi sekolah,” kata dia.

Kendati demikian, Provinsi Lampung tetap memiliki keterbatasan anggaran untuk menjangkau seluruh sekolah. Sehingga saat ini program new smart school baru menyasar 15 sekolah penerima yang di SK kan Disdikbud Provinsi Lampung.

Baca Juga  Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Ia pun telah merencanakan untuk dapat menjangkau 75 sekolah penerima manfaat selama 5 Tahun.

“Kita targetkan setiap tahun 15 sekolah penerima. Kalau dia 5 tahun artinya ada 75 sekolah,” tutupnya.

Diketahui, 15 sekolah yang menerima manfaat program new smart school Lampung berjaya tersebut yakni, SMA Negeri 1 Padang Cermin, SMA Negeri 1 Ambarawa, SMA Negeri 1 Banyumas, SMA Negeri 2 Pringsewu, SMA Negeri 1 Klumbayan Barat, SMA Negeri 1 Kota Agung, SMA Negeri 1 Sumberejo, SMA Negeri 1 Gadingrejo, SMA Negeri 1 Pematang Sawa, SMA Negeri 1 Kasui, SMA Negeri 1 Liwa, SMA Negeri 5 Bandar Lampung, SMA Negeri 1 Kotabumi, SMA Negeri 12 Bandar Lampung, SMA Negeri 1 Merbau Mataram. (Luki)

 

 

 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB