Diancam Bupatinya, Bapenda Tuba Tak Ambil Pusing, Malah Dibilang Sepele

Redaksi

Senin, 7 Mei 2018 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang (Netizenku.com): Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah sewajarnya harus loyal dan tunduk terhadap atasan, yakni kepala daerah. Namun, hal ini tak berlaku untuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulangbawang.

Pasalnya, ancaman Bupati Tulangbawang, Hj Winarti terhadap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulangbawang, Ria Kholdi, diabaikan begitu saja.

Lho kok bisa?
Kepala Bapenda Tulangbawang melalui Sekretaris Bapenda Tulangbawang, I Nyoman Sutarman mengungkapkan jika kalimat yang diutarakan dan diucapkan oleh Bupati Winarti bukan menyudutkan pihaknya, melainkan untuk semua satuan Kerja Pemkab Tulangbawang yang terlibat dalam urusan penarikan pajak guna mencapai hasil target PAD pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Karena target PAD Pemkab Tulangbawang pada tahun ini sebesar Rp60 milyar, namun bukan hanya dari kami saja, akan tetapi dari semua penarikan pajak, baik yang ada di kami maupun pihak lainnya,\” katanya, Senin (7/5).

I Nyoman menerangkan, dari total target Rp60 milyar tersebut, Bapenda Tulangbawang hanya menyumbang 4 persen saja untuk mencukupi target Rp60 milyar. Sedangkan, sisanya 96 persen itu ya bukan urusan mereka, melainkan urusan Satker lainnya juga seperti satker PU, Pendidikan, kesehatan dan keuangan.

Sehingga, mengenai kalimat Bupati Winarti yang mengatakan akan menonjobkan dan mewasalamkan Bapenda Tulangbawang Ria Kholdi terkait PAD pada tahun ini, menurut Nyoman bukan mengarah pada Bapenda Tulangbawang saja.

\”Jadi, kalimat yang benar itu, dalam menentukan target PAD sebesar Rp60 milyar, merupakan keputusan bersama, bukan semata-mata keputusan kami saja,\” kilahnya.

Oleh karena itu, I Nyoman menegaskan berkaitan dengan adanya kalimat dan ancaman Bupati Tulangbawang Hj Winarti tersebut, dirinya tidak ambil pusing. Bahkan, sambung I Nyoman, kalimat tersebut dianggap sepele oleh dirinya karena hal tersebut hal biasa dan tidak ada pengaruh apapun bagi dirinya.

\”Karena, pikir saya ada masalah apa tadinya, ternyata hanya masalah ini. Kalau ini mah hanya masalah biasa, tidak berpengaruh dan tidak masalah bagi saya,\” tantangnya dengan nada merendahkan ancaman dari Bupati Tulangbawang Hj Winarti. (Armadan)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB

Lampung Selatan

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:57 WIB