Dewan Soroti Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

Suryani

Minggu, 2 Maret 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa.

Foto: istimewa.

Lampung (Netizenku.com): Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyoroti kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur telah terjadi sebanyak enam kali di awal tahun 2025.

Anggota DPRD Provinsi Lampung Diah Dharma Yanti mengatakan, bahwa dirinya prihatin dengan apa yang telah terjadi selama dua bulan di Provinsi Lampung terhadap kekerasan seksual terhadap anak.

“Saya prihatin, dalam waktu dua bulan, terjadi beberapa kasus di beberapa kabupaten di Lampung yang pelakunya merupakan orang dekat korban,” kata Diah kepada media ini. Minggu (02/03/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, kata Politisi PAN Lampung ini, Persoalan ini merupakan kasus yang serius yang harus dituntaskan oleh semua pihak, agar kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat segera di atasi

“Sebagai DPRD, saya akan coba komunikasi ke dinas terkait agar di tahun 2025 ini terealisasi program-program penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ucapnya.

Selain itu, sambung dia, diperlukan juga Program kampanye anti kekerasan untuk memberikan edukasi di tingkat sekolah agar siswa berhati-hati akan insiden kekerasan yang bisa saja menimpa.

“Kita juga perlu melibatkan organisasi perempuan seperti KPPI misalnya, juga organisasi pemuda dan organisasi lainnya yang intens dalam mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak,”jelasnya.

Wanita yang aktif di dunia aktivis perlindungan perempuan dan anak itu berharap, kepada para kepala daerah di 15 kabupaten/kota, termasuk di tingkat provinsi Lampung bisa konsen dalam menyelesaikan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Saya berharap, bupati maupun walikota, termasuk gubernur bisa membuat program untuk meminimalisir kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di wilayahnya masing-masing. Harapannya kedepan Lampung aman, angka kekerasan bisa diminimalisir, sehingga tidak terjadi kembali kasus serupa seperti di awal 2025 ini,” tandasnya

Diketahui, sejak Januari – Febuari 2025 terdapat enam kasus kekerasan yang telah terjadi di wilayah Lampung.

Di Kabupaten Pringsewu, polres setempat menangkap seorang kakek lantaran diduga mencabuli cucu tirinya yang berusia lima tahun. Akibat perbuatannya, ST (61) warga Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, kini mendekam di sel tahanan.

Selanjutnya, masih di Kabupaten seribu bambu, Seorang dukun palsu berinisial DA ditangkap polisi usai diduga memperkosa korbannya.

Kemudian, Kabupaten Lampung Selatan. Teranyar, bupati terpilih Radityo Egi Pratama, mendatangi kediaman korban FR, di Dusun Kenyayan Bawah, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, pada Jumat sore (7/2/2025). Dalam kunjungannya, Radityo Egi segera menghubungi Kapolres untuk memastikan kasus pelecehan seksual ini segera ditindaklanjuti secara hukum.

Lalu, kasus kekerasan seksual juga terjadi di Kota Bandar Lampung. Mantan honorer Satpol PP Kota Bandar Lampung ditangkap polisi karena diduga memperkosa dua santriwati.

Terakhir, Seorang pria berinisial SA, warga Kecamatan Sungkai, Kabupaten Lampung Utara juga harus berurusan dengan pihak kepolisian. Dia dilaporkan atas dugaan tindak kekerasan seksual terhadap putri kandungnya yang berlangsung selama dua tahun sejak 2022. Pelaku diamankan anggota Unit PPA Sat Reskrim Po.(*)

Berita Terkait

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat
Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB