Dendi Minta TPID Waspadai Kenaikan Harga Daging Jelang Idul Adha

Leni Marlina

Selasa, 21 Mei 2024 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Guna mengantisipasi kenaikan harga daging yang diperkirakan 10 hingga 30 persen menjelang hari raya Idul Adha. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meminta kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mewaspadai adanya lonjakan.

“Kepada TPID Kabupaten Pesawaran waspadai lonjakan harga, khususnya daging ayam dan daging sapi yang diprediksi permintaan di pasar tinggi, sedangkan stok menipis,” ujar Dendi saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 di Ruang Pesawaran One Center (POC).

Untuk itu Dendi mengharapkan adanya pasar murah yang dipusatkan di kecamatan di daerah pesisir. Selain itu, dirinya ingin memastikan penyaluran komoditi tidak terhalang dengan kesulitan transportasi, sehingga mencari formula dengan bantuan bahan bakar melalui APBD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk bantuan bahan bakar dari APBD diminta kepada dinas perhubungan dan dinas TPH untuk berkoordinasi dengan persatuan sopir pengangkut komoditi,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Dendi juga menekankan agar jajarannya untuk berfokus pada lima komoditi utama di Kabupaten Pesawaran, berupa beras, bawang merah, cabai merah, daging ayam, dan daging sapi.

Pada komoditi beras, harga relatif turun dikarenakan pada saat ini sedang masa panen raya, sehingga membuat stok beras melimpah yang akan berdampak pada harga di tingkat petani rendah.

“Karena serapan harga rendah hingga di harga Rp4.700, per/Kg, hal ini bisa dimanfaatkan oleh para pengepul di tingkat petani untuk menimbun gabah,” kata Dendi.

Lebih lanjut Dendi mengutarakan, sebagai komitmen Pemkab Pesawaran dengan Bulog, dirinya meminta kepada jajaran bersama OPD teknis terkait, segera melaksanakan koordinasi terkait optimalisasi penyerapan gabah dan penyaluran beras.

“Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pesawaran ada penambahan seluas 20 hektar untuk komoditi cabai dan bawang merah yang terletak di Desa Trimulyo dan Margo Mulyo, Kecamatan Tegineneng. Dari penambahan tersebut diharapkan dapat menghasilkan panen yang dapat mencukupi masyarakat. Namun, hal itu terkendala dengan curah hujan yang cukup tinggi dan mengakibatkan tanaman cabai dan bawang merah cepat busuk dan mengurangi hasil panen,” ungkap Dendi. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB