Demo Mahasiswa Di Bawaslu Ricuh, dari Saling Dorong hingga Terkena \”Bogem Mentah\”

Redaksi

Jumat, 6 Juli 2018 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ratusan massa yang tergabung dalam gerakan \”20.000 mahasiswa lawan politik uang\” menggelar aksi demo di Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Jumat, (6/7).

Ironisnya, aksi yang semula berjalan aman dan damai, tiba-tiba ricuh. Hal ini berawal saat petugas pengamanan Polresta Bandarlampung melakukan aksi perampasan keranda mayat yang dibawa mahasiswa. Massa aksi yang tak terima akhirnya mendorong barikade aparat kepolisian yang berjaga di kantor Bawaslu Provinsi Lampung.

Baca Juga  Kekuasaan dalam Dunia Fiksi

Aksi saling dorongpun tak tertahankan, lantaran mahasiswa ingin masuk ke dalam Kantor Bawaslu Lampung yang dijaga ratusan aparat kepolisian. Hingga akhirnya, ada beberapa mahasiswa yang terkena \”bogem mentah\” yang dilayangkan petugas kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mustofi, mahasiswa yang terkena pukulan dari petugas, terlihat dalam kondisi lebam di mata kirinya. Ia mengaku terkena pukulan aparat saat terjadinya aksi salang dorong mendorong. \”Saya terkena pukulan petugas,\” kata dia, sambil membersihkan mata kiri bekas terkena pukulan petugas.

Baca Juga  Kekuasaan dalam Dunia Fiksi

Sementara itu, Kapolresta Bandarlampung, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Murbani Budi Pitono, membantah jika anak buahnya melakukan aksi pemukulan kepada mahasiswa. Ia berdalih, aparat hanya melakukan protap menjaga keamanan di kontor Bawaslu.

\”Saat massa mencoba merangsek masuk ke dalam kantor Bawaslu guna keamanan, aparat mencoba menghalau mereka. Mungkin saat terjadi dorong mendorong antara petugas dan mahasiswa ada faktor ketidaksengajaan, kita tidak tahu,” kata dia.

Baca Juga  Kekuasaan dalam Dunia Fiksi

Diketahui, ratusan mahasiswa yang tergabung dari aliansi BEM se-perguruan tinggi di Lampung ini menggelar aksi demo, menuntut Bawaslu Lampung segera bertindak terhadap seluruh laporan dugaan money politiik yang terjadi di Pilgub Lampung. Sebab dalam proses penyelengaraannya, banyak masyarakat yang di amplop berisi uang Rp50 ribu untuk memilih salah satu pasangan calon. (Red)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 15:10 WIB

Pengurus PMI Pringsewu Audiensi Dengan Ketua PMI Lampung

Senin, 12 Januari 2026 - 15:08 WIB

Pimpin Apel, Bupati Pringsewu Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan RSUD

Senin, 12 Januari 2026 - 15:06 WIB

Bupati Pringsewu Serahkan SK Dewan Pengawas RSUD

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:42 WIB

Polres Pringsewu Ungkap Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:40 WIB

Gubernur Jawa Tengah dan Sejumlah Kepala Daerah Kunjungi Kabupaten Pringsewu

Senin, 5 Januari 2026 - 17:46 WIB

Perubahan Nomenklatur, Bupati Pringsewu Kukuhkan Jabatan PNS

Senin, 5 Januari 2026 - 16:14 WIB

Aktivitas Warga Pringsewu Kembali Bergeliat Usai Libur Nataru

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Apel Perdana 2026, Bupati Pringsewu Serahkan 34 SK PPPK dan 456 SK PPPK Paruh Waktu

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Antisipasi Kemacetan, Satlantas Polres Tubaba Gelar Pam Rawan Pagi

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:37 WIB

Lampung

DPRD Lampung Dukung Kehadiran Taksi Listrik

Rabu, 14 Jan 2026 - 12:45 WIB