BERBAGI

Pesisir Barat (Netizenku.com): Meski musim liburan,  namun Pantai Labuhan Jukung Krui,  sepi pengunjung. Ini dampak dari tsunami selat sunda yang melanda.

Dari pantauan media ini, Selasa e(1/1) sekitar pukul 14.00 Wib, jumlah pengunjung yang datang ke Pantai Labuhan Jukung tidak seberapa ramai.

Dari penjelasan pedagang mengatakan,  ini dampak dari tsunami yang melanda Banten dan Lampung Selatan beberapa waktu lalu.

Lantaran sepi,  maka berdampak pula bagi mereka, yang dagangannya kurang laku seperti hari libur biasanya.

“Jauh bang, masih ramai tahun kemarin kok, hari ini dagangan saya kurang laku,” kata Uda seorang penjual sate pedagang di Labuhan Jukung.

Senada dengan uda, Asep penjual siomay, dirinya mengaku pendapatannya kurang beruntung, alasannya juga sama,  pembeli tidak seramai tahun lalu.

“Waduh pengunjung sepi, yang jajan juga sepi bang, biasanya dagangan saya habis terjual di Labuhan Jukung. Inima udah hampir sore belum separo yang laku,” terangnya.

Sementara, meski jumlah pengunjung sepi Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pemkab Pesibar) terus menghimbau agar para wisatawan tidak mandi di laut, khususnya di Labuhan Jukung. Sebab ombak laut sedang besar dan cuaca kurang bersahabat.

“Kami telah mendirikan posko guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya kami intens memberikan himbauan kepada para pengunjung khususnya di Labuhan Jukung untuk tidak mandi di air laut,” ujar Syaifullah Amir, Kepala BPBD Pesisir Barat saat dijumpai di posko BPBD.(agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here