Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Bandarlampung melakukan pengawasan dan memperketat jalur masuk hewan ternak di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus lumpy skin disease (LSD) pada hewan ternak.
Kepala Dinas Pertanian Bandarlampung, Agustini, mengatakan saat ini penyebaran penyakit cacar dan kulit atau LSD pada hewan ternak belum memasuki Kota Tapis Berseri.
Kendati demikian dirinya mengantisipasi mewajibkan setiap hewan ternak yang masuk di wilayahnya mengantongi surat keterangan sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sehingga, diharapkannya langkah tersebut dapat mencegah penyebaran virus LSD pada hewan ternak di Kota Bandarlampung.
“Kita juga melakukan penyemprotan secara rutin di seluruh kandang ternak,” ujarnya saat diwawancarai melalui telepon Whatsapp, Senin (22/5).
Ia pun mengaku telah mengajukan sebanyak 1000 vaksin LSD terhadap Pemprov Lampung, tetapi dengan keterbatasan vaksin LSD, Pemprov Lampung lebih mendahulukan wilayah memiliki kasus virus LSD.
“Kita belum menerima vaksin, tetapi kita sudah mengajukan. Pemprov Lampung memprioritaskan yang lain, Bandarlampung kan nol kasus,” tutupnya. (Luki)








