oleh

Bupati-Wakil Hadiri Pelantikan PCNU Tubaba

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Hi Umar Ahmad, SP dan Fauzi Hasan SE MM hadir dan menyaksikan langsung Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Masa Khidmat 2019-2024 yang berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Quran-Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Rabu (24/7) siang.

Umar mengajak seluruh jajaran PCNU Tubaba untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan demi memajukan daerah.

\”Peran serta NU sangat diharapkan dalam pembangunan. Untuk itu mari bersama-sama kita mendesain pembangunan yang akan kita lakukan di kabupaten ini,\” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Baca Juga  Tubaba Usulkan Perlunya Penguatan TKKSD dan Sosialisasi Permedagri

Umar mengatakan, Pemkab Tubaba dalam melaksanakan program-program prioritas pembangunan tidak hanya fokusĀ  pada pembangunan infrastruktur, tapi fokus juga pada pembangunan manusianya baik melalui sistem pendidikan formal ataupun non formal.

\”Pembangunan manusia penting dilakukan, dan salah satunya adalah menanamkan hal-hal baik yang harus dilakukan di setiap lini kehidupan,\”ulasnya.

Dihadapan seribuan jamaah NU dan masyarakat, Bupati juga mengingatkan tentangĀ  falsafah Nemen (bekerja keras) Nedes (tahan banting) Nerimo (ikhlas), yang harus menjadi prinsip dan ciri masyarakat Tubaba.

Baca Juga  Demokrat Tubaba Solid Dukung AHY Ketum Sah DPP

\”Tubaba bukan hanya singkatan Tulang Bawang Barat, tapi Tubaba adalah masa depan Tulang Bawang Barat. Ciri-cirinya adalah ketika prinsip Nemen Nedes Nerimo sudah melekat pada diri masyarakat dan menjadi semangat kita bersama dalam memajukan bumi Ragem Sai Mangi Wawai,\” katanya.

Dia juga menyampaikan tentang adat istiadat dan budaya Suku Baduy, Lebak-Banten yang beberapa waktu lalu telah mewariskan sebuah rumah asli Suku Baduy di Uluan Nughik Kelurahan Panaraganan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Baca Juga  Tiga Pasien Sembuh, Tubaba Kembali Nol Kasus Covid-19

\”Setidaknya ada tiga nilai yang bisa kita teladani dari adat budaya Suku Baduy, yakni kesederhanaan, kesetaraan, dan kelestarian. Inilah yang kita harapkan tumbuh di kabupaten yang kita cintai ini,\” tukasnya. (Arie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *