Bupati Buka Acara Perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus

Redaksi

Kamis, 25 November 2021 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gisting (Netizenku.com): Bupati, Hj Dewi Handajani, menghadiri sekaligus membuka perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023 di Aula Hotel Gisting 21, Kamis (25/11/21).

Kepala Badan Bappelitbang Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, dalam laporannya mengatakan maksud dari penyusunan perubahan RPJMD ini yaitu untuk memperbarui kebijakan pembangunan jangka menengah kabupaten setempat yang holistik-tematik, integratif dan berbasis spasial, berlandaskan inovasi, sebagai tindak lanjut hasil evaluasi RPJMD serta dalam rangka upaya percepatan penanggulangan dan penanganan dampak pandemi Covid-19.

Sedangkan tujuannya adalah menetapkan kebijakan pembangunan jangka menengah yang selaras dengan perkembangan keadaan, sebagai pedoman untuk penyusunan perubahan Renstra perangkat daerah, Renja perangkat daerah, dan penyusunan rancangan APBD sampai dengan akhir periode RPJMD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun mekanisme yang dipergunakan dalam Musrenbang ini adalah seluruh peserta Musrenbang akan mendengarkan arahan dan paparan dari kepala Bappelitbang
tentang Tahapan dan Pokok-Pokok Rancangan Perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023, serta bupati sekaligus membuka acara secara resmi.

Laporan Kepala Bappelitbang Kabupaten Tanggamus, Kepala Bappeda Provinsi Lampung tentang Pokok-pokok Sinergisitas dan Harmonisasi Perubahan RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 yang harus disesuaikan pada Rancangan Perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023; Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus dengan paparan tentang Masukan dan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Terkait Program Pembangunan Tahun 2018-2023; Dilanjutkan dengan Diskusi dan Desk Verifikasi Penyusunan Ranhir Perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023.

Baca Juga  PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Pada perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023 direncanakan akan dilakukan penyesuaian dan restrukturisasi komposit pembentuk indikator kinerja.

Pada perubahan RPJMD ini akan ditetapkan secara khusus Indikator Makro dengan jumlah sebanyak 9 indikator. Kemudian untuk tujuan pembangunan yang sebelumnya terdapat 9 tujuan dengan 17 indikator tujuan berubah menjadi 9 tujuan dengan 9 indikator tujuan.

Sedangkan untuk sasaran strategis pembangunan yang sebelumnya sebanyak 18 sasaran dengan 31 indikator atau IKU berubah menjadi 17 sasaran dengan 25 indikator sasaran ,Pungkasnya.

Dewi Handajani dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023 yang dilaksanakan saat ini merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat yang terus didorong oleh Pemerintah Daerah dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemonitoran, dan pengevaluasian pembangunan Daerah yang salah satunya dilakukan dalam bentuk musyawarah, hal ini sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 354 ayat (4) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam kaitan itulah, forum Musrenbang ini mempunyai nilai strategis, karena dengan melibatkan seluruh unsur pemangku kepentingan maka akan dapat mempertajam capaian sasaran prioritas pembangunan daerah yang selaras dengan sasaran pembangunan Provinsi Lampung dan Nasional yang dipengaruhi pandemi Covid-19 dan kebijakan strategis lainnya.

Baca Juga  RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kemajuan pembangunan Kabupaten Tanggamus perlu didukung dengan pemberian pelayanan bermutu dan berkualitas serta mempunyai daya saing tinggi. Di sisi lain diperlukan peran serta dunia usaha dan swasta untuk turut serta mewujudkan tujuan pembangunan sebagaimana tercantum dalam RPJMD.

Seperti tadi telah disampaikan oleh Kepala Bappelitbang bahwa Perubahan RPJMD ini berdasarkan Pasal 264 ayat (5) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyatakan bahwa RPJMD dapat diubah apabila berdasarkan hasil pengendalian dan evaluasi tidak sesuai dengan perkembangan keadaan atau penyesuaian terhadap kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

“Dapat saya sampaikan, bahwa Tahapan proses perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023 telah mempedomani dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Secara khusus saya tegaskan kembali, bahwa Perubahan RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 20182023 yang saat ini masih berproses dan akan dirumuskan oleh Pemerintah Daerah bersama DPRD bukanlah untuk mengubah Visi dan Misi Pembangunan Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023 yang telah ditetapkan sebelumnya, akan tetapi melakukan penyesuaian sasaran, strategi dan arah kebijakan terhadap kondisi terkini seperti pemulihan akibat pandemi Covid-19. Sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Visi Tanggamus yang Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul, dan Sejahtera yang mengusung 6 Misi dan 55 Rencana Aksi akan tetap menjadi arah dan acuan pemerintah daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ke depan,” urainya.

Baca Juga  Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG

Forum Musrenbang yang dilaksanakan pada hari ini memiliki peranan yang sangat strategis serta menjadi bagian dari rangkaian dalam merumuskan arah perbaikan dan penyesuaian RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018-2023.

Sementara Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, dalam paparannya,
mengharapkan perubahan RPJMD ini selaras senada dengan visi dan misi presiden Republik Indonesia dan selaras dengan 33 agenda utama gubernur Lampung.

Sehingga bisa memperkuat dan menambah percepatan pembangunan terutama di Kabupaten Tanggamus dan bisa memotret 11 sasaran macro yang ada di Provinsi Lampung dan mengacu pada Permendagri 86 tahun 2017 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan di Provinsi maupun Kabupaten. (Rls/arj/Len)

Berita Terkait

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD
Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB