BPS Umumkan Inflasi Lampung November 2024 Sebesar 1,5 Persen, Ini Pemicunya!

Ilwadi Perkasa

Senin, 2 Desember 2024 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkembangan
Indeks Harga Konsumen
Provinsi Lampung November 2024

Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi Lampung November 2024

Bandarlampung (Netizenku.com): Inflasi year on year (yoy) 1,5 persen di Lampung pada November 2024 didorong oleh inflasi pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau (MMT) sebesar 1,70 persen hingga memberikan andil paling besar, yakni 0,55 persen terhadap inflasi tahunan provinsi ini.

Inflasi juga terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,97 persen; kelompok perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga 0,68 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,04 persen; kelompok kesehatan 1,38, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,80 persen; kelompok pendidikan 5,67 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,03 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,55 persen.

Baca Juga  Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun inflasi di luar kelompok makanan, minuman dan tembakau ini hanya memberikan andil rendah dalam kisaran di bawah nol (deflasi) hingga 0,19 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks (deflasi), yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,65 persen; dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,59 persen.

Inflasi yoy pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,70 persen akibat terjadinya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) daru 110,31 pada November 2023 menjadi 112,18 pada November 2024.

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan bahwa subkelompok yang mengalami inflasi yoy tertinggi terjadi pada subkelompok minuman tidak beralkohol sebesar 17,85 persen dan terendah pada subkelompok rokok dan tembakau sebesar 8,01 persen.

Baca Juga  HPN 2026, Syukron Dorong Pers Perkuat Peran Edukasi dan Kontrol Publik

BPS Lampung merinci komoditas yang dominan memberikan andil inflasi yoy, yaitu: bawang merah sebesar 0,42 persen; kopi bubuk sebesar 0,30 persen; sigaret kretek mesin (skm) sebesar 0,24 persen; bawang putih sebesar 0,18 persen; minyak goreng sebesar 0,10 persen; cumi-cumi dan sigaret kretek tangan (skt) masing-masing sebesar 0,09 persen; daging ayam ras sebesar 0,05 persen; ayam hidup; sigaret putih mesin (spm); dan tomat masing-masing sebesar 0,04 persen; gula pasir; buah naga; dan ikan nila masing-masing sebesar 0,03 persen; pepaya; makanan ringan/snack; garam; dan roti manis yang masing-masing sebesar 0,02 persen; ikan patin; dan ice cream masing-masing sebesar 0,01 persen.

Baca Juga  Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi yoy, yaitu: cabai merah sebesar 0,56 persen; cabai rawit sebesar 0,22 persen; beras sebesar 0,15 persen; terong sebesar 0,07 persen; jeruk sebesar 0,05 persen; telur ayam ras sebesar 0,04 persen; cabai hijau; kangkung; dan tempe masing-masing sebesar 0,03 persen; wortel; dan pisang masing-masing sebesar 0,02 persen; susu bubuk; susu bubuk untuk balita; dan daging sapi yang masing-masing memberikan andil deflasi sebesar 0,01 persen.(iwa)

 

Berita Terkait

DPRD Lampung Mengingatkan Pengusaha Tak Ambil Untung Berlebihan saat Ramadan
DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat
Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR
Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD
Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat
FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi
Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:48 WIB

DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:11 WIB

Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat

Berita Terbaru

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB