Bobroknya Mental Birokrasi Jadi Penyebab Konflik Agraria

Redaksi

Minggu, 19 Februari 2023 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Bobroknya mental birokrasi menjadi salah satu penyebab konflik agraria. Hal ini diungkapkan Prof. DR. Syamsudin Pasamay, SH, MH, Direktur Kajian Pokok-pokok Agraria Program Pascasarjana Universitas Bandarlampung (UBL), saat menggelar pertemuan bersama Ketua Tim Pengembalian Tanah Ulayat Marga Buay Belunguh Irjen.Pol (purn) DR. Ike Edwin, S.H, M.H, beserta tokoh adat Marga Buay Belunguh di ruang rapat utama Lamban Kuning, Bandarlampung, Minggu (19/2/2023).

“Bahwa hak tanah ulayat dilindungi oleh undang-undang. Konflik agraria sering terjadi akibat mental birokrasi badan pertanahan yang bobrok. Apabila HGU sudah habis, maka harus dikembalikan lagi kepada hak ulyat adat,” ungkapnya.

Sementara itu Ike Edwin, mengatakan pertemuan yang dilakukan tersebut guna membahas menjelang kedatangan Irjen Widodo dari Kementrian ATR / BPN yang direncanakan datang ke Kota Agung, untuk melihat secara langsung kondisi tanah ulayat Marga Buay Belunguh di Kota Agung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pencerahan hari ini sebagai bahan pertimbangan menjelang kedatangan Irjen Widodo yang direncanakan datang ke Kota Agung, guna melihat secara langsung kondisi tanah ulayat Marga Buay Belunguh,” kata Dang Ike-sapaan Ike Edwin.

Terpisah, Amiruddin gelar Suntan Paduka Mangku Alam, mengaku sangat gembira dengan pencerahan yang dilakukan oleh Prof. Syamsudin yang berlangsung secara kekeluargaan.

“Kami Marga Buay Belunguh Kota Agung berterimakasih kepada Irjen Widodo, Dirjen Agraria Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN yang direncanakan akan hadir langsung ke Kota Agung melihat persoalan tanah ulayat Marga Buay Belunguh Kota Agung,” ucapnya. (soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB