Begini Cara Aktifis Usir Setan Demokrasi Bernama Cukong

Redaksi

Selasa, 3 Juli 2018 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Demi mengembalikan peradaban kebudayaan masyarakat Lampung, yang sudah dihancurkan oleh cukong Politik bernama korporasi, Posko demokrasi menggelar ritual mandi air kembang di Tugu Adipura, Bandarlampung, Senin (2/7).

Koordinator aksi, Rismayanti Borthon, mengatakan bahwa ritual mandi kembang ini diartikan sebagai simbol pembersihan diri dari segala hantu dan dosa politik selama pesta demokrasi berlangsung.

“Dalam pesta demokrasi pilgub Lampung kemarin, kita melihat amplop milik cukong politik bertebaran, merusak tatanan budaya Lampung-Piil Pesenggiri. Sehingga kita menggelar ritual mandi kembang sebagai bentuk penyelamatan Demokrasi Lampung dari politik uang. Sebab air identik dengan pembersih, kita harap Lampung ke depan bersih dari segala praktik kecurangan politik,” kata Aktivis Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, pihaknya pun melakukan pemotongan tumpeng, layaknya ritual ruwatan pada umumnya. Potong tumpeng ini diartikan sebagai disimbolkan kekayaan Bumi Lampung yang semestinya dinikmati dan dibagi kepada segenap rakyat Lampung bukan korporasi.

Tidak hanya mandi kembang dan potong tumpeng saja, mereka juga melakukan pembakaran kemenyan, sejenis wewangian yang pada zaman dahulu dipercaya oleh sebagain untuk mengusir roh jahat.

“Pembakaran menyan sebagai simbol pengusiran hal-hal buruk yang bisa membawa Bumi Lampung pada kehancuran. Cukong money politic harus di usir dari Lampung,” kata Risma.

Dalam aksi ini pun, ada empat poin penting yang menjadi tuntutan massa, prrtama mereka inginkan penyelenggara usut tuntas aktor politik uang pada pemilukada Gubernur dan wakil Gubernur. Kemudian tangkap cukong politik uang dan pihak-pihak yang melindungi.

“Kita juga akan bekukan Bawaslu Lampung jika Lakukan pembiaran pelaku politik uang. Usir cukong politik uang yang sudah menghancurkan peradaban Bumi Tanah Lado,” pungkasnya.

Pilgub Ulang

Dalam menuntut keadilan dan kebenaran yang terjadi di balik pesta demokrasi Lampung, Risma berharap Bawaslu dapat tegas dan mampu mengerjakan tugas secara profesional, dan transparan. Meski menurutnya, riil count daru KPU akan diplenokan pada 9 Juli mendatang.

\”Meski belum hasil akhir dari KPU, kita berharap Bawaslu bekerja secara profesional, dan transparan. Artinya, Arinal-Nunik harus didiskualifikasi. Sebab (politik uang) ini sudah mencoreng nilai demokrasi. Maka, kami menuntut Bawaslu untuk mengungkap aktor politik uang dan mendiskualifikasi paslon yang terlibat politik uang,\” tegas Risma.

Untuk selanjutnya, Risma berharap Pilgub Lampung diulang. Sebab, dirinya tidak ingin masyarakat menilai aksi yang digelarnya sebagai pesanan salah satu paslon suara terbanyak kedua.

\”Kenapa kita tidak ngotot mendorong suara terbanyak kedua untuk naik, karena kita tidak ingin persepsi di masyarakat, aksi kita ini sebagai aksi pesanan paslon lain. Makanya kita dorong pemilihan ulang,\” tegasnya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru